MATARAM – Janji politik saat berkampanye kini dipenuhi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. Janji tersebut berupa bantuan keuangan mulai dari Rp 300- Rp500 juta per desa.
Di hadapan Mensos RI Saifullah Yusuf, Iqbalm enyerahkan bantuan keuangan kepada desa-desa yang mendapat program Desa Berdaya. Bantuan keuangan ini merupakan bentuk nyata Pemprov NTB dalam mengentaskan kemiskinan. Terutama di 106 Desa yang masuk kategori miskin ekstrim di NTB.
“Janji politik saya akan memberikan bantuan Rp300-500 juta kepada desa, hari ini saya bayar janji itu diberikan ke 106 desa miskin ektrem secara bertahap,” kata gubernur Iqbal, Kamis (16/04) di Mataram.
Bantuan keuangan ini merupakan salah satu janji politik Iqbal-Dinda yang dikemas dalam program Desa Berdaya yang pada tahap pertama ini disalurkan kepada 40 desa kategori miskin ekstrem.
Iqbal mengatakan sesuai dengan misi Presiden Prabowo Subianto pembangunan harus dilakukan mulai dari desa, salah satu persoalan yang dihadapi NTB saat ini adalah kemiskinan. Maka penyelesaian berbasis desa.
“Kalau tidak kita selesaikan akan menghambat pembangunan, karena itu dibuat program Desa Berdaya,” ujarnya.
Selain memberikan bantuan skala desa Iqbal juga memberikan bantuan keuangan berbasis kepala keluarga (KK) sebesar Rp7 juta, ini diberikan agar keluarga yang masuk kategori miskin ektrem bisa diberdayakan dan bisa produktif dengan pendampingan dari pemerintah.
Dalam Musrenbang NTB itu, Iqbal mengumpulkan kepala-kepala desa se-NTB untuk sosialisasi terkait program ini, Desa Berdaya sendiri terdiri dari Desa Berdaya Tematik dan Transformatif.
Bagi desa-desa yang mendapatkan program ini, Iqbal meminta agar dimusyawarahkan terkait kegiatan yang akan dilakukan. Setelah dibuat rencana kegiatan barulah bantuan tersebut akan ditransfer ke rekening desa untuk disalurkan.
Untuk Desa Berdaya Tematik diberikan kepada desa miskin absolut, sementara transformatif diberi kepada desa yang miskin ektrem saat ini berjumlah 106 desa se-NTB. (jho)