Siap-siap, 14 Ribu Tenaga Kesehatan Akan Disuntik Vaksin di NTB

f Vaksin

IST/RADAR MANDALIKA VAKSIN: Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi, Kadikes NTB, dr Nurhandini Eka Dewi (kanan) dan jajaran Polda saat menerima kedatangan vial vaksin, Selasa kemarin.

MATARAM – Sebanyak 28.760 vial vaksin Covid-19 tiba di Provinsi NTB, Selasa kemarin sekitar pukul 10.30 Wita. Puluhan ribu dosis vaksin tersebut diperuntukkan bagi tenaga kesehatan (Nakes) yang pada tahap awal jumlahnya sekitar 14 ribuan orang. Vaksinasi tahap pertama dimulai bulan Januari – Maret 2021 ini.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi menyebutkan, puluhan ribu vial vaksin tersebut dikemas dalam 15 koli paket. Kedatangan vaksin mendapat pengawalan ketat aparat Brimob Polda NTB mulai dari bandara hingga tiba di Kota Mataram kantor Dinas Kesehatan NTB.

“Sesuai dengan nota pengiriman, telah dikirim sebanyak 15 koli vaksin Covid-19 dengan jumlah vial sebanyak 28.760 vial. Ini untuk 14 ribuan orang, karena setiap orang dapat jatah dua vaksin atau dua kali penyuntikan,” kata Eka Sarapan Kadikes itu dalam keterangan persnya di Mataram.

Eka menyebutkan,  jumlah total tenaga kesehatan yang akan mendapatkan vaksin Virus Corona di Provinsi NTB yaitu, sebanyak 30 ribu orang. Namun dari jumlah ini, masih tersisa sekitar lima ribu tenaga kesehatan yang belum masuk ke dalam sistem informasi sumber daya manusia kesehatan.

Dinas Kesehatan Provinsi  NTB akan memprioritaskan  tenaga kesehatan yang bertugas di rumah sakit rujukan utama dan kedua. Pendistribusian vaksin ke kabupaten/kota akan dilakukan setelah ada jadwal yang diberikan. Karena Provinsi NTB merupakan daerah yang masuk gelombang kedua pendistribusian vaksin.

Pada tahap kedua lanjutnya akan menyasar tenaga kesehatan dan petugas peyalanan publik. Sementara untuk masyarakat umum akan di vaksin usai tenaga kesehatan dan pelayanan publik rampung di vaksin.

“Untuk masyarakat umum belum, kita tuntaskan dulu vaksinasi untuk tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik,” ungkapnya.

Bagaimana dengan wartawan? Eka mengatakan, untuk para kuli tinta nanti akan divaksin pada tahap ketiga. Tidak bisa dipungkiri media juga menjadi garda terdepan sehingga sangat penting kesehatan mereka perlu dijaga.

“Nanti tahap III,” katanya.

Eka juga mengatakan, sebelum penyuntikan vaksin dilakukan, belasan ribu tenaga kesehatan tersebut akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu apakah sudah memenuhi syarat atau tidak. Sebab ada 12 penyakit yang jika diderita oleh seseorang maka tidak diperbolehkan mendapatkan vaksin tersebut.

Beberapa penyakit yang tidak diperbolehkan mendapatkan vaksin di antaranya mereka yang memiliki riwayat autoimun, hipertensi, penyakit diabetes mellitus,  HIV dan beberapa penyakit lainnya.

 “Sebelum tanggal pelaksanaan, kita akan melakukan screening juga karena ada 12 penyakit yang tidak boleh diimunisasi. Kita akan pastikan bahwa semua tenaga kesehatan kita nantinya betul-betul sesuai dengan persyaratan boleh divaksinasi,” ujarnya.

Sementara itu berdasarkan hasil video konferensi bersama dengan Mendagri, Menkes dan Kepala BNPB bahwa vaksinasi perdana tingkat pusat akan dilakukan secara simbolis pada tanggal 13 Januari. Yang akan divaksin yaitu Presiden Joko Widodo. Selanjutnya tanggal 14 Januari secara serentak di 34 provinsi rencananya yang divaksin adalah kepala daerah, Forkopimda, Toga dan Toma secara simbolis sebanyak 10 orang, termasuk juga Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah.

“Kami sedang rapat persiapan terkait dengan hal itu,” kata Eka.

Puluhan ribu vial vaksin yang sudah tiba di NTB disimpan dalam ruangan dengan suhu 2 – 8 drajat celsius. Dengan suhu ini dipastikan, vaskin tersebut masih tetap aman dan efektif jika digunakan nanti.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto mengatakan, pengawalan distribusi vaksin itu dilakukan dari Mabes Polri langsung. Data yang diterima Artanto rincian 28.760 vaksin atau 15 Koli itu ,14 koli isinya 1.960 botol, satu kilo lagi isinya 1.320 botol vaksin.

“Yang mengawal langsung dari Mabes Polri.

Dari bandara Internasional (Lombok) ke Dinas Kesehatan di Mataram dikawal oleh Brimob Sabara setelah landing pesawat pukul jam 8.40 WITA.(jho/rif)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

300 Homestay Siap Disewakan untuk Tamu MotoGP

Read Next

Perusakan Plang Bandara, Enam Orang Diperiksa

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *