September, Dorna Cek Sirkuit MotoGP

F Sirkuit 1

LAHAN: Dua alat berat sedang merata tanah timbunan untuk pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika, belum lama ini.

PRAYA—Pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika ditargetkan tuntas Juni  2021 mendatang.  Hal itu diungkapkan oleh, Manager Direktur PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Wayan Karioka.

Ia menyatakan, progres pembangunan ground work sirkuit saat ini sudah mencapai sekitar 70 persen. Rencannya, pada bulan Januari mendatang akan dilanjutkan dengan dilakukan pengaspalan jalan sirkuitnya.

“Bulan September ini juga renacananya akan dilakukan pengecekan lintasan oleh Dorna selaku penyelenggara MotoGP,” ungkapnya.

Ia menegaskan, event MotoGP ini tidak boleh mundur dari jadwal yang telah ditetapkan. Sehingga, pembangunan sirkuit MotoGP harus terus dikerjakan agar pelaksanaan event balap dunia itu tidak meleset dari jadwal yang telah ditentukan tersebut. Selain pengerjaan berlangsung, pihaknya juga sekarang sedang melakukan land clearing pada lokasi lahan yang diklaim oleh warga.

“Pengaspalan sirkuit MotoGP ini pun berbeda dengan pengaspalan jalan-jalan biasa. Dimana tidak boleh putus atau nyambung. Artinya pengaspalan seoanjang 4,32 kilometer nyambung dan tidak boleh putus,”jelasnya.

Disinggung mengenai sengketa lahan, pihaknya dari PT ITDC sebenarnya merupakan pihak ketiga dari proses kepemilikan lahan ini. Mulai rari PT LTDC kemudian ke pemerintah baru ke ITDC.

Namun untuk lahan yang diklaim warga sudah dilakukan verifikasi oleh Satgas ITDC. Setelah itu, berkoordinasi dengan Pemprov NTB untuk memastikan lahan yang diklaim sudah dibayar atau belum sebelum dicetuskan oleh warga.

 “Atas perbedaan data yang disampaikan oleh masyarakat mengacu pada data-data yang diterima oleh PT ITDC. Untuk lahan enclave, saat ini sedang dalam proses pembayaran yang dititip melalui pengadilan,” tungkasnya.

Sementara itu, sebelumnya Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Artanto menyatakan, masyarakat yang mengklaim memiliki lahan di area pembangunan Sirkuit Mandalika, didorong menempuh jalur hukum. 

“Kita mendorong masyarakat yang mengklaim untuk gugat keperdataan ITDC ke pengadilan, karena negara ini adalah negara hukum,” ungkapnya saat jumpa pers dengan awak media, Jumat (11/9).  (jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Tambak Udang di Suryawangi Tak Berizin

Read Next

Sesalkan Ada Pernikahan Dini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *