MOMUMEN: Lapangan Giri Menang Park Gerung menjadi alun-alun Kanto Bupati Lobar. Lokasi berlangsungnya acara apel HUT Lobar. (WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA) 

LOBAR—Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lombok Barat ke-68 Jumat, 17 April 2026 dipastikan berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah pejabat tinggi negara. Jajaran Menteri Koordinator, Menteri hingga Wakil Menteri dijadwalkan hadir di momen bersejarah Lobar itu.

Tidak hanya sekedar mengikuti acara seremonial, namun juga menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) program satu miliar perdesa yang diusung Bupati dan Wakil Bupati Lobar H Lalu Ahmad Zaini dan Hj Nurul Adha (LazAdha).

Daftar pejabat pusat yang telah mengonfirmasi hadir antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus. Kehadiran para tokoh nasional ini menjadi sinyal positif bagi percepatan pembangunan di wilayah Lobar.

Bupati Lobar, H Lalu Ahmad Zaini (LAZ), menjelaskan bahwa setiap kementerian membawa misi khusus yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat bawah.

“Mereka akan menghadiri upacara puncak. Menteri Desa nantinya akan menyerahkan DIPA program sejahtera dari desa dan program desa bebas buta huruf. Ini merupakan langkah konkret untuk memastikan literasi dan kesejahteraan dimulai dari unit terkecil pemerintahan,” ujar LAZ saat dikonfirmasi awak media, Selasa (14/4).

Selain itu, Wakil Menteri Kesehatan dijadwalkan akan meluncurkan secara resmi program desa bebas stunting dan Tuberkulosis (TBC) di Lobar. Program Pusat itu sejalan dengan langkah Pemda Lobar yang terus gencar menekan angka Stunting dan TBC di Lobar. Bahkan satu dusun di Kecamatan Labuapi berhasil bebas dari stunting.

Kemudian agenda lain dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf terkair validasi data kemiskinan yang akurat agar bantuan pemerintah tepat sasaran.

“Menteri Sosial akan menyerahkan sertifikat kepada desa yang sudah menyelesaikan verval desil satu dan dua. Bentuk apresiasi atas kerja keras pemerintah desa dalam memperbarui data kemiskinan secara transparan dan akuntabel,” lanjut LAZ.

Rangkaian acara HUT ke-68 ini direncanakan dimulai lebih awal sebelum hari puncak. Bupati mengungkapkan bahwa sebagian pejabat pusat akan tiba di Lobar pada Kamis (16/4). Menyambut dan sekaligus promosi budaya lokal disiapkan Pemkab Lobar untuk para menteri itu. Atraksi budaya peresean yang menjadi ikon tradisional yang khas dari suku Sasak di suguhkan.

“Yang datang hari Kamis nanti akan saya ajak menyaksikan festival Peresean di Koloseum Taman Kota Giri Menang. Kami ingin memperlihatkan kekayaan tradisi yang tetap terjaga di tengah kemajuan daerah,” ungkap LAZ.

Terkonfirmasi sejumlah pejabat kepala daerah lingkung Provinsi Nusa Tenggara Barat juga hadir di perayaan HUT Lobar. Seperti Gubernur NTB, kemudian Bupati Bima, Dompu, Sumbawa, dan Sumbawa Barat. Puncak perayaan juga akan diisi dengan pameran potensi desa yang menampilkan keunggulan komoditas masing-masing wilayah. Sejumlah desa sudah berhasil menujukan potensi yang dimiliki terutama dalam sisi ketahanan pangan. Hal ini bentuk dari tindak lanjut instruksi Menteri Desa saat pernah berkunjung ke Lobar beberapa bulan lalu.

“Nanti akan ada pameran potensi desa. Semisal kalau di bidang pertanian, akan dipaparkan secara detail berapa ton padi yang dapat dihasilkan dalam setahun oleh desa tersebut. Ini penting untuk memetakan kekuatan ekonomi kita,” pungkasnya. (win)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *