Rapid Test Berbasis ASN di Lotim

WhatsApp Image 2020 05 25 at 19.17.30

PKP SETDA LOTIM FOR RADARMANDALIKA.ID CEK : Petugas medis saat pengecekan suhu badan ASN dan Honorer lingkup Pemda Lotim, dikantor Bupati Lotim.

LOTIM – Rapid Test berbasis Aparatur Sipil Negara (ASN), bagian dari rangkaian kajian penyebaran wabah Corona Virus Diseases (Covid-19) Lombok Timur (Lotim). Hari ini (26/5), ribuan ASN jalani rapid test tersebut, dikantor Bupati dan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga tingkat Kecamatan. Tak ketinggalan, tenaga honorer juga diskrining.

Rapid test dilakukan, bila terdapat ASN atau tenaga honorer dengan suhu badan diambang batas, setelah melalui proses skrining suhu badan.

Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy dalam arahannya mengatakan, setelah sebelumnya melakukan rapid test berbasis pasar dan masjid, kali ini rapid test berbasis ASN. Kekompakan seluruh pihak di daerah ini, menunjukkan hasil bagus, dengan berhasil mengendalikan wabah ini sesuai kemampuan. Namun demikian, mengingat penanganan kasus covid belum tuntas, Sukiman meminta seluruh pihak, termasuk ASN dan masyarakat, menjaga dan meningkatkan kekompakan.

Ia menginginkan, semua memberikan peran nyata, melawan covid-19. Memberikan pemahaman pada masyarakat, tetap taat dan patuh menjalankan protokol kesehatan. Sehingga, semua hidup tentram, tanpa merasa gelisah, apalagi sampai terganggu.

“Partisifasi, kekompakan, disiplin kita masih dibutuhkan. Mari siapkan diri kembali melaksanakan tugas ini, ” pesannya.

Lanjut orang nomor satu di Lotim itu,  Pemda Lotim melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, telah melakukan berbagai kegiatan penanganan keselamatan masyarakat. Baik melalui operasi perbatasan ramah covid-19, maupun rapid test.

“Rapid test berbasis ASN ini menjadi yang terakhir sebagai bagian dari kajian kita”, kata Bupati menutup arahannya.

Dihari pertama pasca ASN dan honorer menjalani libur idul fitri, selain dilakukan skrining. Bupati bersama jajarannya juga melakukan Insfeksi Mendadak (Sidak) secara acak. Bupati melakukan sidak, memastikan ada tidaknya ASN menambah hari libur. Bahkan absensi hari pertama masuk kerja ini, dijadikan laporan pada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).  (fa’i)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Langkah Kades Sesait Dinilai Kurang Tepat

Read Next

Kades Keluhkan Kualitas Masker dari Pemkab Loteng

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *