Produk UMKM Lombok Tengah Diuji Kelayakan Standar

  • Bagikan
F AAA UMKM
KHOTIM/RADARMANDALIKA.ID CEK: Sekda Loteng, Lalu Firman Wijaya saat melihat hasil produk para pelaku UMKM, Rabu kemarin.

PRAYA – Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya menegaskan di hadapan para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk memperhatikan kualitas produknya. Hal ini mengingat nanti tamu yang belanja di lokasi event superbike adalah tamu-tamu kelas menengah ke atas, mereka akan lebih mengedepankan mutu untuk mendapatkan kepuasan dan jaminan bahwa barang yang dibeli merupakan barang berkualitas.

“Maka patut kita terus bersemangat, jangan berhenti sampai disini saja, namun saya membaca sifat bisnis merupakan kompetisi adanya pesaing, kalau tidak ada kreatifitas dan inovasi maka harus bersiap tersingkir,” ungkap sekda, Rabu kemarin.

Ditambahkan, kurasi atau uji kelayakan standar produk UMKM ini kemudian dilakukan dalam upaya kedepannya agar UMKM lebih berkualitas tinggi. Sebab, dipastikan kedepan akan menghadapi standarisasi yang lebih tinggi yakni, dalam event MotoGP tahun 2022.

Menurut sekda, kondisi tahun 2022 apabila Covid 19 ini menurun maka dalam event motoGP penonton akan mencapai 138 ribu orang dalam waktu 3 hari di bulan Maret. Maka, dalam kurasi saat ini pihaknya menyatakan masih difasilitasi pemkab, tapi kedepan pelaku UMKM harus profesional dan bisa saja mandiri.

“Supaya kita tidak ngongok, ngingik dan nguren seperti pesan bupati terdahulu, maka bagaimana kita mempersiapkan diri,” pesan sekda.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Loteng, M. Ikhsan mengatakan, pelaku UMKM pada saat kurasi dengan menghadirkan semua pelaku UMKM.

Adapun dipersyaratkan oleh manajemen di antaranya yakni, seluruh produk itu harus sudah mendapat PIRT, kemudian perizinan industri rumah tangganya selalu wajib sebagai syarat bahwa dapat dipertanggungjawabkan sebuah produk baik olahan minuman dan sebagainya.

“Yang lolos produk UKM ini yakni sebanyak-banyaknya berdasarkan hasil kurasi oleh pusat. Mengingat terakhir untuk upload UKM beserta produknya yakni Rabu 10 November 2021 pukul 14.00 dan hasilnya keluar setelah itu,” katanya.(tim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *