MATARAM – Anggota Komisi II DPRD NTB, Lalu Arif Rahman Hakim menanggapi penunjukan putra daerah asal Lombok Tengah sebagai komisaris di Mandalika Grand Prix Association (MGPA). Ia menilai kepercayaan yang diberikan kepada putra daerah merupakan langkah positif yang patut diapresiasi.
Menurut politisi Nasdem itu, keterlibatan putra daerah dalam jajaran perusahaan strategis di NTB menjadi harapan baru agar daerah memiliki representasi dalam pengambilan kebijakan, meski saat ini posisi yang ditempati masih sebatas komisaris dan bukan manajerial operasional.
“Sudah bagus, artinya memberikan kepercayaan terhadap putra daerah. Kita banyak berharap dari daerah-daerah bisa masuk dalam jajaran pejabat,” ujar Arif, Kamis (14/05) di Mataram.
Ia menjelaskan, posisi komisaris memang tidak terlibat langsung dalam operasional perusahaan sehari-hari. Namun, komisaris memiliki fungsi penting dalam memberikan masukan, saran, dan pengawasan terhadap jalannya perusahaan.
Karena itu, Arif berharap sosok yang ditunjuk sebagai komisaris mampu menunjukkan kapasitas dan kontribusinya untuk mendukung kemajuan MGPA maupun pengembangan kawasan Mandalika secara umum.
“Komisaris itu fungsinya memberikan saran dan masukan. Jadi kita berharap beliau bisa banyak memberikan kontribusi untuk pemajuan dan perkembangan MGPA,” katanya.
Politisi DPRD NTB itu juga menekankan pentingnya kehadiran MGPA memberikan multiplier effect bagi masyarakat NTB, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sektor pariwisata, hingga peluang kerja bagi masyarakat lokal. Selain itu, Arif berharap penunjukan putra daerah tersebut benar-benar didasarkan pada kapasitas dan kompetensi yang dimiliki, sehingga mampu menjawab kepercayaan publik.
“Harapan kita beliau juga harus menunjukkan kapasitasnya, supaya penunjukannya memang tidak salah dan bisa memberikan dampak bagi daerah,” pungkasnya (jho)