Polisi Borgol Pelaku Curanmor

f maling.jfif

IST/RADAR MANDALIKA BARANG BUKTI: Ini barang bukti (BB) berupa kendaraan yang diamankan dari tangan pelaku.

PRAYA—Tim Puma Polres Lombok Tengah membekuk diduga pelaku pencurian sepeda motor (curanmor), inisial RA, Selasa (18/05). Pria umur 17 tahun warga Desa Kidang Kecamatan Praya Timur. Ia ditangkap lantaran telah mencuri sepeda motor pada pertengahan Februari lalu.

Kapolres Loteng, AKBP Esty Setyo Nugroho mengungkapkan, pelaku curanmor ini ditangkap karena diketahui telah melakukan pencurian sepeda motor milik salah seorang warga Dusun Bedus Desa Bangkat Parak, Kecamatan Pujut.
“Pelaku ditangkap di rumahnya sekitar pukul 23.30 Wita tanpa ada perlawanan hingga sekarang,” kata Kapolres didampingi Kasat Reskrim, AKP I Putu Agus Indra P, Rabu kemarin.
Dia menegaskan, dalam penangkapan pelaku ini, pihaknya juga mengamankan barang bukti (BB) satu unit sepeda motor Honda beat DR 3889 TT, noka MH1JFZ119GK137123, nosin JFZ1E – 1106753. “Sekarang pelaku beserta barang bukti kami amankan di Polres untuk pemeriksaan,” tuturnya.
Dia mengungkapkan, pencurian itu terjadi ketika korban memarkir kendaraan di halaman rumahnya. Kemudian korban masuk ke dalam kamar mandi untuk mandi. Setelah usai mandi, korban keluar dan melihat pelaku yang akan membawa kabur kendaraanya. Melihat itu, korban berusaha mengejarnya dengan menggunakan sepeda motor, namun korban tidak bisa mengikuti jejak pelaku.
“Dengan itu, korban langsung melaporkan perbuatan pelaku di Polres Loteng,” jelas Kapolres Esty.
Dengan perbuatan pelaku ini, pelaku akan dijerat dengan pasal dengan pasal 363 dengan ancaman hukuman 7 tahun. Modus pelaku adalah dalam menjalan aksinya, para pelaku tidak dengan cara kekerasan. Tapi mereka menunggu saat pemilik kendaraan lengah. Kemudian langsung mengambil kendaraan korban maupun barang berharga di rumah korbannya.
Dengan maraknya kasus pencurian kendaran ini, polisi menakankan terhadap masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada saat memarkirkan kendaraan bermotornya. Karena banyak kasus pencurian terjadi karena sepeda motor tak menggunakan kunci ganda. “Bahkan banyak yang tak dikunci stang. Sehingga pencuri dengan leluasa mendorong motor tersebut. Jangan beranggapan daerah kita ini aman,” pesannya.(jay/rls)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

BPK RI Rekom Pemprov Perbaharui Kontrak GTI?

Read Next

Pecat Kadus, Kades Pagutan Diprotes Warga

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *