MATARAM – Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Dinas Pariwisata Provinsi NTB terus memperkuat sinergi dalam upaya mempromosikan daerah sebagai destinasi wisata kelas dunia. Kolaborasi ini diwujudkan melalui sejumlah agenda strategis promosi yang melibatkan industri pariwisata, pelaku usaha, hingga UMKM.
Ketua BPPD NTB, Sahlan M Saleh, MH, menyampaikan, koordinasi yang dilakukan bersama Dinas Pariwisata Provinsi NTB bertujuan untuk menyatukan langkah dalam mendorong promosi pariwisata NTB agar semakin dikenal di pasar internasional.
Salah satu fokus utama promosi tersebut adalah keikutsertaan NTB dalam ajang Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 yang berlangsung pada 28–31 Mei 2026 di Nusa Dua, Bali. Kegiatan ini dinilai sebagai bagian dari misi besar promosi pariwisata NTB karena dihadiri peserta dan buyer dari sekitar 40 negara di dunia.
Dalam ajang bergengsi tersebut, rombongan NTB terdiri dari BPPD NTB, Dinas Pariwisata NTB, pelaku industri pariwisata, serta UMKM yang hadir dalam satu Paviliun Lombok dengan mengusung tema Tera Kota. Delegasi NTB membawa berbagai produk wisata unggulan dari Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, dengan target transaksi mencapai Rp 25 miliar.
BPPD NTB juga akan mempresentasikan berbagai potensi destinasi wisata Lombok dan Sumbawa kepada para buyer internasional yang menjadi pasar potensial NTB. Keunggulan pariwisata NTB dinilai sangat lengkap, mulai dari wisata pantai, pegunungan, daratan, budaya, hingga kuliner khas daerah yang memiliki daya tarik kuat di pasar global.
Kolaborasi promosi ini tidak berhenti di BBTF. BPPD NTB bersama Dinas Pariwisata NTB juga akan melanjutkan agenda dengan Fam Trip Lombok-Sumbawa pada 31 Mei hingga 2 Juni 2026, dengan mengundang 37 buyer potensial dari kawasan Asia, Eropa, dan Afrika untuk melihat langsung destinasi wisata unggulan di NTB.
Puncak kegiatan Fam Trip tersebut dijadwalkan berlangsung di Hotel Selong Selo pada 1 Juni 2026, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan secara langsung keindahan dan potensi pariwisata NTB kepada pasar internasional.
Kegiatan Fam Trip ini juga melibatkan pelaku industri pariwisata yang terhubung melalui berbagai asosiasi pariwisata di NTB. Sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat promosi daerah sekaligus membuka peluang kerja sama bisnis yang berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan.
BPPD NTB berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan terhadap rangkaian promosi ini, sehingga upaya memperkenalkan NTB ke pasar dunia dapat berjalan maksimal dan berdampak positif terhadap pertumbuhan sektor pariwisata serta perekonomian daerah. (red)
