Polda Selidiki Dugaan Penyelewengan di JPS Gemilang

F AA Bantuan JPS scaled

MATARAM – Bantuan social dalam bentuk JPS Gemilang tengah diselidiki pihak Polda NTB . Mulai dugaan penyelewenga anggaran, sampai pada soal paket bantuan yang tidak lagi layak konsumsi. Misalnya, telur busuk.

Kasubdit 3 Krimsus Polda NTB, Kompol Haris Dinzah SH, SIK, MH, membenarkan bahwa sejauh pihaknya sudah mengantongi delapan kasus pengaduan dari masyarakat dugaan penyelewengan dana bansos Covid-19.

Kompol Haris Dinzah mengungkapkan bahwa dari 8 kasus itu sudah ditemukan 4 kasus terjadi di Lombok Tengah, 1 di Dompu, 1 di Sumbawa, dan 1 di KSB, dan satunya lagi masih kurang jelas dan masih didalami.”Kami masih terus lakukan penyelidikan,” terangnya, Selasa kemarin.

Namun yang jelas katanya, 6 diantaranya masih dilakukan penyelidikan, dan 2 kasus sudah naik ke tingkat penyidikan. “Dua kasus yang sudah naik itu adalah kasus di Lotim dan di Polda, kalau di Lotim kasusnya adalah bantuan sosial (Bansos) Covid-19, baik berupa JPS hingga bantuan lainnya,” jelasnya.

Kompol Haris menegaskan, pada prinsipnya pihaknya sebagai penegak hukum, bahwa upaya penindakan adalah upaya terakhir. “Kita tetap kawal, monitor dan mengawasi agar penyaluran anggaran tersebut harus tepat sasaran, tepat waktu dan tepat manfaatnya,” jelas dia.

Katanya, bagi oknum-oknum yang memiliki niat jahat untuk menyelewengkan, dia ingatkan agar jangan sekali-kali berbuat penyelewengan, dan jika itu terjadi pihaknya akan menegakkan  dan tidak akan tebang pilih.

“Ini merupakan kegiatan kemanusiaan di tengah musibah pandemi covid 19,” tegas Haris.

“Sejumlah Informasi penyelewengan yang diperoleh dari jajarannya dan masyarakat itu berkaitan dengan produk jaring pengaman sosial (JPS), khususnya yang berasal dari Pemerintah Provinsi NTB, yaitu JPS Gemilang,” ungkapnya.(rif)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Digugat Bapaslon, KPU Loteng Santai

Read Next

Sekda Tinjau Pembuatan Sepeda Listrik dan Mobil Listrik Tenaga Surya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *