PKS Targetkan ‘Kursi Gemuk’ di DPRD Loteng

F AAA PKS

KHOTIM/RADARMANDALIKA.ID KOMPAK: Jajaran kepengurusan baru, DPD PKS Loteng saat foto bersama memberikan keterangan pers, kemarin.

PRAYA – Kepengurusan baru di tubuh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lombok Tengah menargetkan menduduki kursi gemuk atau 10 kursi di DPRD Lombok Tengah.

Musyawarah Wilayah dan Musyawarah Daerah yang telah dirampungkan PKS merupakan gerak cepat dalam capaian target dalam kancah perpolitikan di NTB, lebih khusu di Lombok Tengah. Bagaimana persiapan dalam pertarungan politik kedepan. Adapun kepengurusan DPD PKS Loteng yang telah dirampungkan dan akan terus bertambah yakni, M Hummaidi selalu Ketua MPD, kemudian Basnim selalu Sekretais MPD, kemudian HL Abdul Kadir selaku Ketua DPD, selanjutnya HL Akmal Hakim selaku Sekretaris DPD, kenudian Faesal Akbar Al Haddar selaku Bendahara DPD, kemudian M Jabin sebagai Ketua BK, kemudian H. Ahmad Supli sebagai Ketua DED, dan M Subhan sebagai Sekretaris umum DED.

Ketua  DPD PKS Loteng, HL Abdul Kadir menyampaikan, periode saat ini musda dan Muswil dilaksanakan hanya berselang satu hari saja. Hal ini dilakukan dalam upaya gerak cepat baik dari tataran DPW dan DPD.

 “Alhamdulilah Musda dapat berjalan mulus di Loteng, dimana baru saja selesai, dan telah terbentuk kepengurusan inti baru 8 orang, ” katanya pada media.

Dalam peningkatan kader di masa kepemimpinan Loteng, kedepan supaya bisa menduduki jabatan kepala daerah atau wakil merupakan konsep besar dan target kedepan, tentunya kader terbaik akan memimpin Ketua DPRD juga, mengingat modal besar semua dapil telah terisi, dan jangan pernah kursi semua dapil jangan berkurang bahkan diupayakan penambahan.

Sekretaris DPD PKS Lombok Tengah, HL Akmal Hakim menambahkan, ke depan kepengurusan baru akan lebih maksimal dalam melayani rakya, supaya simpati dan animo masyarakat lebih baik dan akan menjadi nilai tambah di Lombok Tengah.

Mengenai proses musda, pihaknya membeberkan menggunakan pemilihan umum internal menghasilkan kepengurusan baru. Tanpa ada yang ditutupi dan dibatasi dimana semua kader berpeluang menjadi calon dan berpeluang menjadi ketua. Dengan modal 2 orang DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten 6 orang maka optimis akan lebih maksimal berbuat untuk masyarakat.

Ditambahkan H Ahmad Supli, saat ini pihaknya masih terkendala mengawal aspirasi masyarakat. Terutama guru, dimana pendapatan yang tidak layak, dan hanya mampu menambah 100 ribu perhari bulan saja untuk guru.

“Semoga kedepan kepemimpinan di daerah bisa kita raih, keluh kesah masyarakat baik guru dan nakes kita bisa perjuangkan kesejahteraan guru dan tenaga kesehatan di Lombok Tengah, ” janjinya.

“Target ke depan PKS minimal harus duduki 10 kursi, sebagai modal besar maju dalam pilkada kedepan, ” pungkasnya.(tim)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pendemo Minta Bupati Copot Direktur RSUD Praya

Read Next

Pathul-Nursiah Siap Ladeni Gugatan Masrun-Habib

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *