MATARAM – Wakil Ketua Komisi II DPRD NTB dari Fraksi Partai Golkar, Megawati Lestari memberikan apresiasi atas perjalanan pengabdian Sari Yuliati yang dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat Pulau Lombok dan Nusa Tenggara Barat.
Menurut Megawati, perjalanan politik Sari Yuliati sejak periode 2019–2024 hingga dipercaya menjadi pimpinan Komisi III DPR RI dan kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI merupakan bukti nyata bahwa amanah rakyat dijalankan dengan kerja keras, keberanian, dan keberpihakan kepada masyarakat.
“Beliau bukan hanya hadir sebagai pejabat negara, tetapi hadir sebagai sosok yang terus membawa suara masyarakat daerah ke tingkat nasional dan memastikan manfaat pembangunan benar-benar kembali dirasakan rakyat,” ujar Megawati, Jumat (22/05)
Megawati menilai, selama memimpin di Komisi III DPR RI, Sari Yuliati berada di garis depan dalam mengawal isu hukum, keamanan, dan keadilan di Indonesia. Ia disebut aktif mendorong penegakan hukum yang transparan, memperjuangkan perlindungan hak masyarakat, serta mengawasi aparat penegak hukum agar tetap berpihak kepada kepentingan rakyat.
“Dalam banyak persoalan nasional, beliau dikenal tegas menyuarakan keadilan dan membela kepentingan masyarakat kecil yang membutuhkan perhatian negara,” katanya.
Tidak hanya di bidang legislasi dan pengawasan, Megawati juga menyoroti berbagai program nyata yang berhasil diperjuangkan Sari Yuliati untuk masyarakat Lombok dan NTB.
Salah satunya melalui program BSPS yang telah membantu puluhan ribu masyarakat mendapatkan rumah layak huni. Program tersebut dinilai tidak hanya memperbaiki bangunan rumah, tetapi juga meningkatkan harkat dan martabat masyarakat agar dapat hidup lebih layak.
Di sektor pendidikan, Sari Yuliati disebut konsisten memperjuangkan program PIP dan KIP sehingga ribuan pelajar dari keluarga kurang mampu tetap bisa melanjutkan pendidikan.
“Beliau memahami bahwa pendidikan adalah jalan utama melawan kemiskinan. Karena itu anak-anak dari keluarga sederhana harus tetap memiliki kesempatan meraih cita-cita,” ujar Megawati.
Selain itu, perjuangan pembangunan irigasi untuk sektor pertanian juga dinilai sangat penting bagi masyarakat Lombok yang sebagian besar menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Menurutnya, pembangunan irigasi berdampak langsung pada peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
Megawati juga menyebut Sari Yuliati aktif memperjuangkan pembangunan jalan melalui program PISEW yang membuka akses desa, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.
Di bidang pelayanan dasar, program SANIMAS dan PAMSIMAS disebut telah membantu masyarakat mendapatkan akses sanitasi dan air bersih yang lebih layak.
“Program-program tersebut menjadi bentuk perhatian nyata terhadap kesehatan dan kualitas hidup masyarakat,” ucapnya.
Tidak hanya itu, berbagai bantuan CSR dan program sosial lainnya juga disebut terus dihadirkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk kelompok rentan dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Megawati turut menyoroti perhatian besar Sari Yuliati terhadap bidang keagamaan. Bantuan rehabilitasi masjid, sarana ibadah, hingga dukungan terhadap madrasah dan pondok pesantren disebut menjadi bagian penting dari perjuangan beliau.
“Beliau memahami bahwa membangun daerah bukan hanya membangun fisik, tetapi juga menjaga nilai keagamaan, moral, dan persatuan masyarakat,” katanya.
Menurut Megawati, perhatian terhadap kesejahteraan guru madrasah juga menjadi salah satu perjuangan yang paling melekat dari sosok Sari Yuliati.
“Beliau dikenal berdiri di garis depan memperjuangkan kesejahteraan guru madrasah yang selama ini menjadi penjaga pendidikan akhlak dan moral generasi bangsa,” ujarnya.
Kini, lanjut Megawati, meski telah dipercaya menjadi Wakil Ketua DPR RI dengan cakupan pengabdian yang lebih luas, perhatian Sari Yuliati terhadap Lombok dan NTB tidak pernah surut.
“Beliau terus membawa aspirasi daerah, memperjuangkan kebutuhan masyarakat, dan memastikan daerah tetap mendapatkan perhatian dalam pembangunan nasional,” katanya.
Megawati menegaskan, kepemimpinan sejati bukan diukur dari tingginya jabatan, melainkan dari besarnya manfaat yang diberikan kepada rakyat.
“Tidak semua orang mampu berada di posisi tinggi lalu tetap mengingat rakyat kecil. Namun beliau membuktikan bahwa jabatan adalah jalan pengabdian untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.
Karena itu, Megawati menilai masyarakat layak memberikan penghormatan dan apresiasi atas dedikasi Sari Yuliati yang telah menghadirkan banyak program nyata untuk masyarakat Lombok, NTB, dan Indonesia. (jho)