PK MAN 2 Mataram, jadi Pilot Projek di Indonesia

F gedung

ARIF/RADARMANDALIKA.ID PERWAKILAN: Pengendara melintas depan halaman MAN-PK MAN 2 Mataram.

MATARAM – Program keagamaan (PK) di MAN 2 Kota Mataram masih membuka ruang untuk calon siswa baru yang ingin mendalami ilmu Agama. MAN-PK merupakan program pemerintah pusat lewat kementerian Agama RI yang hanya memiliki 10 Madrasah se-Indonesia sebagai pilot projek,  dan MAN 2 Mataram terpilih sebagai salah satu dari 10 tempat. Pembukaan pendaftaran seleksi nasional sudah mulai di buka sejak 13 Januari – 14 Februari 2021 secara online.

Kepala Sekolah  MAN 2 Model Mataram, Drs. Lalu Syauki MS., M.Pd menjelaskan bahwa di MAN 2 ini ada satu lembaga namanya program keagamaan, program keagamaan yang merupakan salah satu ikon Indonesia.

“10 di Indonesia ini, alhamdulillah kita NTB masuk,” katanya.

Drs. Lalu Syauki menjelaskan dan mengajak kepada masyarakat NTB bagi yang ingin anaknya menekuni ilmu agama untuk bergabung di MAN-PK MAN 2 Mataram, karena sudah di sediakan beasiswa, asrama dan sarana pendukung lainnya dan alumninya sudah betangkat ke timur tengah delapan orang untuk menjadi ulama.

“Mari bapak ibu yang punya anak yang menekuni ilmu agama silakan bergabung, alhamdulillah alumni-alumni MANPK itu sekarang  tahun ini sudahberangkat ke Timur Tengah delapan orang. Itulah menjadi ulama-ulama kita nanti. Ini sekolah untuk mencetak ulama, mencetak ulama itu lebih sulit dari pencetak dokter,” ungkapnya.

Diketahui MAN-PK hanya menerima  48 siswa,  24 putra dan 24 putri yang di ikuti oleh peserta, sedangkan seleksinya bisa di ukuti oleh seluruh pendaftar di Indonesia. “Dia milih di sepuluh lokasi itu. Satu ada di MAN Kota Baru Padang, MAN 3 Makasar,  MAN 1 Surakarta,  MAN 1 Darussalam Ciamis, MAN 1 Jogja, MAN Denayar Jombang,  MAN 2 Samarinda,  MAN 2 Banjar,  MAN 1Jember dan MAN Dua Mataram. Nah itu lokasi yang dipilihannya tinggal dibuka web Kemenag.go.id untuk pendaftaran SNPDB. Mereka muncul di sana mau pilih yang mana,” jelasnya.

Drs. Lalu Syauki juga mengatakan, tahun ini sudah memasuki tahun yang kelima. Tahun kelima,  Mari kita tuangkan di tahun ke enam ini. kita ingin mencatat sejarah untuk anak-anak yang mumpuni di bidang silakan bergabung di program MAN PK Mataram berhubung  masih ada kesempatan tiga hari lagi untuk ikut seleksi nasional. Dan dia anak masuk di MAN  ini akan diberikan beasiswa satu orang satu bulan itu tujuh ratus ribu.

“Diberikan beasiswa tujuh ratus ribu sebulan. Nah itu disediakan asrama, gedung pusat pembelajar, labnya sudah ada, ruang kelasnya sudah ada, sudah tinggal kita jalan. Nah, ini salah satu target pemerintah,” jelasnya.

 MAN PK ini khusus ilmu agama dan ini alumni dan sudah masuk angkatan kelima tinggal di hitung 48 pertahun.  Pertahun hanya dibuka kelas 24 Putra dan 24 Putri sehingga total 48, sampai hari ini yang sudah mendaftar sudah sebanyak sudah 102 dan yang hanya diterima hanya 48.

“Kita mau supaya 150- 200 untuk menyeleksinya biar lebih cepat lagi dan kita akan mendapatkan bibit  yang lebih unggul, dan kami berharap 3 hari terakhir ini mungkin belum ada yang tahu tentang informasi ada kesempatan dan nanti jangan sampai menyesal kalau sudah ditutup dan sudah tidak bisa lagi mendafta,” serunya.

Program MAN PK ini, adalah program nasional dan pusat yang menentukan kelulusan. Jadi ada 10 titik lah yang ada di Indonesia ini makanya beruntung kita ini NTB dijadikan pilot project oleh pemerintah pusat.

“Jadi kementerian agama itu memiliki ikon yang namanya MAN IC di Lombok Timur itu itu fokusnya di ilmu umum, sains, Matematika, Fisika, Kimia, dan biologi. kalau keagamaan fokus nya di ilmu ilmu agama, Ilmu Tafsir, ilmu kalam, usul fiqh, bahasa Arab bahasa Inggris kitab kuning. Dan ada yang namanya MAN reguler seperti MAN 2 Mataram ini namanya MAN keterampilan,” tutupnya. (rif)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Polisi Gerebek Markas Pengedar Sabu di Bilelando

Read Next

Bencana, 62 Hektare Hutan Kritis di NTB

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *