Pihak Istana Cek Persiapan MotoGP 2021

F Sirkuit

DOK/RADAR MANDALIKA DIKEBUT: Satu alat berat sedang menggeruk tanah di lokasi pembangunan sirkuit MotoGP, beberapa waktu lalu.

MATARAM – Pihak Istana Negara melalui Deputi I Kantor Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Febry Calvin Tatelepta turun khusus mengecek persiaan perhelatan MotoGP 2021, Rabu kemarin.

 menyampaikan kedatangannya ke NTB dalam rangka pengawasan secara langsung progres pembangunan MotoGP. Mulai dari kesiapan jalan hingga bandara. Proses pembangunan, lanjutnya, harus tetap berjalan dengan baik.

“Kami turun kesini dalam rangka monitoring kesiapan MotoGP 2021, mulai dari kesiapan Bandara hingga jalan,” ungkap Febry.

Mengenai dampak sosial, Febry sepakat dengan Gubernur NTB. Ia mengatakan, dalam proses pembangun, koordinasi dengan masyarakat harus tetap dilakukan. Febry tidak ingin konstruksi berjalan sukses namun masalah sosial tidak dijalankan dengan baik.

“Kami setuju, tidak boleh ada masyarakat yang dirugikan,” tambahnya.

Febry meminta, masalah jalan bypass dari BIL sampai Kek Mandalika seluas 17 Km tersebut tuntas dikerjakan pada bulan Agustus 2021. Sementara untuk bandara, ia menargetkan rampung pada bulan Juni 2021.

“Semuanya harus rampung, MotoGP ini harus kita sukseskan bersama,” ungkap Febry.

Sementara itu NTB sendiri masih terkendala dengan kesiapan tenaga kerja. Kepala Dinas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB, T Wismaningsuh Drajah

menyampaikan kesiapan tenaga kerja NTB menyambut KEK Mandalika dan event MotoGP, dari estimasi total kebutuhan tenaga kerja ITDC, baru sekitar 42% kebutuhan tenaga kerja dapat di akomodir oleh jumlah calon tenaga kerja yang telah mendapatkan pelatihan baik melalui BLK maupun LPK dan ini diharapkan menjadi prioritas perekrutan.

“Masih ada kekurangan atau gap sebesar 58 persen dari total kebutuhan tenaga kerja di KEK yang perlu disiapkan dan koordinasikan dengan stakeholder terkait,” akui Wisma saat menjadi narasumber kegiatan e-sharing dari NTB untuk Indonesia dengan tema Menguak Lapangan Kerja Jelang MotoGP 2021 yang dilaksanakan secara virtual oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi NTB terpisah.

Diharapkan kekurangan tersebut dapat di penuhi melalui peningkatan jumlah dan kapasitas pelatihan di BLK (Revitalisasi BLK), pemberdayaan LPK swasta, Kemitraan dengan dunia usaha, dunia industri, bantuan pemerintah pusat, dan instansi terkait lainnya.

Proses penempatan akan difasilitasi dan diatur sebaik mungkin melalui skema perekrutan yang adil dan transparan, Internal monitoring dan controling akan dilakukan demi mencapai target kinerja yang diharapkan.

Di hadapan Deputi I Kantor Staf Kepresidenan, Gubernur meminta, kemaslahatan masyarakat harus diutamakan dalam setiap pembangunan. Zul tidak ingin dalam perhelatan MotoGP tersebut masyarakat NTB tidak merasakan apapun.

“Apapun pembangunan yang dilakukan, kemaslahatan masyarkat harus kita utamakan,” ungkapnya.(jho)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Mahasiswa Berikan Bonus Keranda Mayat

Read Next

Satu Komando, Gagak Hitam Siap Menangkan PAS

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *