Pesan Airlangga, Musda Golkar NTB Harus Aklamasi

F AAA silaturrahmi

MATARAM – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto berpesan agar Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar NTB bisa dilakukan secara aklamasi. Sehingga tidak ada yang merasa dibuang atau dipojokkan. Pesan ini disampaikan Airlangga saat Plt Ketua DPD I Golkar NTB, H Moh. Suhaili FT dan pengurus lain melaporkan persiapan Musda kepada Airlangga di Jakarta, kemarin.

Selain melaporkan kesiapan Musda, Suhaili juga meminta restu kepada Airlangga untuk maju di Musda 22 Juli 2020 mendatang.

“Ketum sendiri merespons baik dan mempersilakan H Suhaili untuk ikut berikhtiar dalam Musda Golkar NTB. Pak Airlangga juga berpesannya musda kali ini harus dilakukan secara aklamasi,” ungkap Ketua DPD II Golkar Lotim, H Daeng Paelori yang dihubungi Radar Mandalika via telepon, Rabu, (15/7) kemarin.

Kata Daeng, Airlangga sendiri memberikan karpet merah kepada siapapun yang mencalonkan diri dalam musda. Namun dengan catatan, harus memenuhi persyaratan yang diatur oleh petunjuk organisasi. “Jadi siapa saja boleh, ngak ada yang mengatakan hanya dia saja yang bisa maju, semua punya peluang. Tinggal memenuhi syarat apa tidak, tinggal kita tunduk atau tidak dengan aturan tersebut,” kata Daeng tegas.

Dia menjelaskan, Musda adalah kegiatan organisasi rutin dilakukan dalam limat tahun sekali. Oleh Ketum menginginkan musda ini dijadikan ajang konsolidasi, rekonsiliasi, dalam rangka menghadapi tugas partai kedepan.

 ”Kita ada Pilkada, Pileg, dan Pilpres. Dan beliau amanahkan harus sukses semua,” katanya.

Untuk itu, pihaknya berharap kader di daerah tetap cooling down, mari perkuat soliditas menjelang musda, jangan sampai teman-teman yang menghadapi Pilkada terganggu dengan hiruk pikuk Golkar saat ini.

 “Jadi harapannya seluruh kader dapat ikut berjuang membantu teman-teman yang telah mendapat rekom untuk menang dalam Pilkada di masing-masing wilayah,” ujarnya.

Sementara itu, persoalan rekomendasi baru diterima oleh Kota Mataram, Kabupaten Bima, Sumbawa, Sumbawa Barat, dan Dombu. Untuk Loteng dan KLU saat ini masih dalam proses survei, target hasil survei keluar itu minggu depan. Namun yang perlu ditekankan Musda ini tidak ada kaitannya dengan pilkada.

“Intinya soal rekom itu urusan pusat,” tutupnya.

Ditambahkan Wakil Ketua Bidang Kerjasama antar Lembaga DPD I Golkar NTB, Hasan Masat. Dalam rilisnya kepada media dia mengatakan, Musda Golkar NTB akan berjalan dengan baik dan sehat. Artinya, DPP tidak akan seperti apa yang selama ini dipolemikkan, DPP akan bijak dan sangat demokratis menghargai sikap para pemilik suara untuk menentukan siapa yang akan memimpin DPD Golkar NTB ke depan.

“Silakan saja para kompetitor untuk menilai H Suhaili dan Ahyar Abduh, baik dari kopetensi, kapasitas maupun aturan yang berkaitan dengan tata cara pencalonan yang baik,” kata Hasan.(cr-buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Mobilitas Warga Tinggi, jadikan Mataram Merah

Read Next

Abdul Hanan Sayangkan Pemberitaan di Media

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *