Pernah Kontak Fisik dengan Positif Korona, Sungkul Klarifikasi

WhatsApp Image 2020 04 06 at 04.08.30

IST/RADARMANDALIKA.ID Lalu Sungkul

PRAYA – Camat Pujut, L Sungkul beberapa hari terakhir ini jadi bahan pembicaraan di sejumlah group wa. Yang jadi bahan pembicaraan, Sungkul dikabarkan pernah kontak fisik dengan salah satu orang yang dinyatakan positif terjangkit virus korona asal.

Kabar yang beredar, Sungkul pernah bersalaman dan bincang cukup lama di dalam satu pesawat saat balik ke Lombok dari Jakarta. Mendengar kabar ini, Sungkul pun berang dan menulis klarifikasi langsung di akun facebook.

Dikonfirmasi wartawan radarmandalika.id Sungkul membenarkan adanya klarifikasi yang ditulis dia facebook. Gara-gara munculnya berita liar.

 “Ada oknum tidak bertanggung jawab ini. Dan ini merupakan bukti kegoblokan petugas dan pemerintah terutama yang menjalankan tugas tracking kontak,” katanya tegas.

Sampai saat ini kata Sungkul, pihaknya tidak pernah menerima hasil secara resmi dari yang merunut tracking tersebut. Apalagi menghubungi dia. “Ini merupakan upaya membuat berita menjadi liar, dan ada tujuan politik,” sebutnya.

Sungkul menceritakan kronologi bagaimana dirinya bisa kontak dengan orang positif terjangkit virus mematikan itu. Saat itu, dia balik dari Jakarta tanggal 15 Maret. Saat leanding pesawat, Sungkul berdiri. Demikian juga penumpang lainnya. Mereka secara bergiliran mengambil barang di bagasi kabin pesawat, saat itu Sungkul mengetahui dengan orang positif korona berada di satu pesawat. Sungkul pun berdiri dengan jarak tujuh kursi dan saling sapa dari ke jauhan.

 “Logika saya perjalanan dari Jakarta dua jam di ruang yang sama dengan semua penumpang, dan sama –sama membutuhkan oksigen, dan di pesawat semua saling bersentuhan ketika hendak turun,” katanya.

Dia menegaskan, ketika bertemu saat itu belum ada aturan terkait dengan sosial distancing. Sungkul pun langsung mengikuti penutupan jambore. Secara medis baru hari ke 22 akan ada munculnya gejala dan kalaupun terpapar korona, maka tidak logis ketika mengaklaim almarhum sebagai sumber virus korona.

 “Petugas harus memerikasa semua penumpang pesawat  dan pemeriksaan dilakukan secara terbuka,” jelas Sungkul.(r2)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Polisi Bubarkan Pengunjung Pasar Burung, Satu Diamankan

Read Next

Gerindra Lombok Tengah Dirikan Posko Peduli

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *