Pengunjung dan Jukir Disanksi

Sanksi

HUMAS POLRESTA/RADAR MANDALIKA TEGAS: Kapolresta Mataram, Kombes Pol Heri Wahyudi memberikan sanksi kepada pelanggar prokes Covid-19 di Pasar Kebon Roek, Kecamatan Ampenan, kemarin.

MATARAM – Ini peringatan keras dari Kapolresta Mataram dan jajaran agar warga mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Kapolresta Mataram, Kombes Pol Heri Wahyudi turun langsung ke Pasar Kebon Roek, Kecamatan Ampenan. Untuk memantau kepatuhan warga menerapkan Prokes.

Fakta yang didapatkan cukup mengecewakan. Pengunjung dan juru parkir (Jukir) didapati cukup banyak yang tidak mematuhi prokes. Fakta tersebut terlihat langsung oleh Kapolresta, yang didampingi Kabag Ops Polresta Mataram, Kompol Taufik, saat turun langsung di Pasar Kebon Roek.

“Cukup banyak yang kami dapati tidak mematuhi protokol kesehatan,’’ ungkap Kapolresta Mataram, Kombes Pol Heri Wahyudi, kemarin (12/01). 

Sekitar pukul 06.30 wita. Kapolresta tiba di Pasar Kebon Roek. Awalnya, Kapolresta dan anggota menertibkan jarak antar pedagang di Pasar Kebon Roek. Tujuannya agar tercipta physical distancing dan sosial distancing antara pengunjung dan pedagang. “Jaraknya jangan terlalu dekat. Harus ada physical distancing dan sosial distancing di pasar,” beber dia. 

Kapolresta mendapati cukup banyak pengunjung yang tidak mematuhi prokes. Didominasi dengan tidak menggunakan masker. Kepolisian tidak mentolelir bagi pelanggaran prokes. Pengunjung yang tidak menggunakan masker diberi teguran keras dan tidak diperkenankan masuk ke pasar.

“Iya kita keluarkan langsung dari pasar yang tidak menggunakan masker,” kata Heri. 

Dia dan anggota lalu keluar menuju area parkir di luar Pasar Kebon Roek. Pelanggaran prokes banyak juga didapati. Didominasi oleh jukir yang tidak menggunakan masker. Mendapat laporan jukir sudah sering melanggar. Jukir yang melanggar tidak lagi hanya diberikan teguran. Tapi diikuti sanksi hukuman push up.

“Itu karena dia melanggar. Tadi ada yang disanksi push up jukir di sana,” tegas dia.

Masih dalam kegiatannya. Kapolresta dan anggota juga mengimbau pedagang, pembeli, tukang ojek, jukir maupun kusir cidomo untuk terus mematuhi prokes. Dengan cara menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir. Serta tetap menjaga jarak dengan menerapkan physical distancing dan sosial distancing.

“Ini upaya pencegahan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” harap dia. 

Kapolresta lalu mengecek langsung pengaturan lalu lintas di sekitar Pasar Kebon Roek. Wilayah ini dikenal dengan kemacetan yang cukup parah di pagi hari. Perwira melati tiga itu lalu memerintahkan anggota Satlantas Polresta Mataram untuk memaksimalkan kelancaran pengguna jalan di Pasar Kebon Roek.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) tentang pengaturan jalur di sana,” tutur dia. Secara keseluruhan, giat Kapolresta di Pasar Kebon Roek berjalan aman dan lancar. (hms/zak)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Wanita Paruhbaya Ditemukan Tak Bernyawa di Sawah

Read Next

Wagub Sebut PR Bersama

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *