LOBAR– Gerak cepat dilakukan tim medis RSUD Patut Patuh Patju (Tripat) Gerung menangani korban Kapal Motor Penumpang (KMP) yang terbakar di selat Lombok, Rabu (12/8). Sejak pagi buta, pihak rumah sakit langsung mengerahkan tim medis bersiaga memberikan penanganan darurat bagi para korban selamat yang dievakuasi ke rumah sakit.

Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Patut Patuh Patju, drg. I Nyoman Adnyana Putra mengungkapkan koordinasi intensif dilakukan pihaknya bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan pasca menerima info. Dirktur rumah sakit juga langsung memerintahkan jajaran medis untuk siaga penuh di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Begitu kami dapat telepon dari KKP dan saya dihubungi dokter Feri, direktur kami juga dihubungi, direktur memerintahkan saya sebagai kepala bidang pelayanan medis langsung menyiapkan tim gerak cepat,” ujarnya.

Pengosongan ruang Intensive Care Unit (ICU) dilakukan pihak manajemen RSUD Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan korban maupun perburukan kondisi pasien. Armada ambulans 100-119 beserta ambulans jenazah juga disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan di lapangan.

“Direktur juga menginstruksikan kesiapan ICU dan mengosongkan satu ICU jika nanti ada pasien yang memang sangat emergensi,” tambahnya.

Hingga Rabu pagi sekitar pukul 07.00 WITA, tercatat sudah ada tujuh orang korban yang tiba di RSUD Tripat Gerung. Salah satu dari korban tersebut berada dalam kondisi yang cukup parah akibat terlalu banyak menelan air laut selama terombang-ambing di perairan. Tim dokter spesialis paru langsung diterjunkan untuk memberikan tindakan intensif kepada korban.

Selain aspek medis darurat, pihak rumah sakit juga memberikan perhatian khusus pada pemenuhan nutrisi para korban. Mengingat para korban telah menghabiskan waktu cukup lama terapung di laut, penanganan asupan makanan menjadi prioritas guna mencegah risiko hipotermia susulan dan perburukan kondisi fisik.

“Tadi pagi juga langsung tim gizi rumah sakit diperintahkan untuk menyiapkan makanan, karena khawatir terhadap beberapa pasien yang mungkin ada kelaparan karena terlalu lama terapung di air,” jelas Dokter Nyoman.

Penanganan medis terhadap para korban kebakaran Kapal Putri Yasmin ini terus berlangsung secara intensif. Pihak RSUD menegaskan komitmen kemanusiaannya untuk memberikan pelayanan optimal kepada seluruh korban tanpa terkecuali, sembari terus berkoordinasi dengan unsur pimpinan daerah dan instansi terkait lainnya.

Dan pada malam harinya, Pihak RSUD Tripat menerima kunjungan dari Menhub RI Dudy Purwagandhi dan Gubernur NTB, H Lalu Muhammad Iqbal usai melakukan pantauan di Pelabuhan Lembar. Kedatangan pejabat tinggi tersebut untuk melihat langsung kondisi dari penonton KMP Putri Yasmin yang dirawat di RSUD Tripat dan memastikan para korban pendapat penanganan medis secara baik. (Win)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *