Pendemo Minta Bupati Copot Direktur RSUD Praya

F Demo

KHOTIM/RADARMANDALIKA.ID DEMO: Puluhan masa yang tergabung dalam Yayasan lembaga sosial Endris Foundation saat melakukan aksi demo di depan kantor Bupati Loteng, kemarin.

PRAYA — Puluhan massa yang tergabung dalam lembaga sosial Endri’s Foundation (EF) dan perwakilan masyarakat selatan melakukan aksi demo ke kantor kantor Bupati Lombok Tengah (Loteng), kemarin.

Massa aksi meminta Bupati Loteng agar memecat Direktur RSUD Praya dari jabatannya. Pasalnya, masyarakat sangat kecewa dengan pelayanan rumah sakit hingga kini masih amburadul dan banyak merugikan masyarakat. Terlebih lagi masyarakat miskin di wilayah Loteng. Dalam aksi demo itu sempat tegang, karena massa adu mulut dengan aparat keamanan.  

Orator Aksi, Syahril menegaskan, pihaknya melakukan aksi ini, karena sudah terlanjur kecewa dengan pelayanan RSUD Praya yang masih belum maksimal. Sehingga, pihaknya meminta, pada direktur untuk memperbaiki keadaan RS dan sistem pelayanan.

Selain itu, pihaknya mengingatkan pada direktur agar jangan terkesan baperan, bahkan ingin melaporkan salah satu relawan kemanusiaan Endri’s Foundation karena memposting kebobrokan yang ada di RSUD Praya.  

“Harusnya kalau memang ada yang memosting tentang pelayanan RSUD, tentu itu menjadi koreksi bagi rumah sakit,” jelasnya.

Ia mengaku, pihaknya sangat miris melihat kelakuan direktur yang mau mempolisikan relawan kemanusiaan. Padahal apa yang dilakukan pihaknya sangatlah mulia, untuk membantu warga miskin.

“Kami meminta Bupati Lombok Tengah segera mencopot Direktur RSUD Praya,” tegasnya.

Sementara itu, Presiden Endri’s Foundation, Endri Susanto mengatakan, begitu banyak masyarakat miskin yang sakit, cacat dan masih terlantar di Lombok ini. Dari sanalah Yayasan Endri’s Foundation ini hadir dan murni karena panggilan jiwa. 

“Kami hadir untuk membantu masyarakat miskin yang memang tidak terurus oleh pemerintah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kordinator Umum, Tarpiin Adam. Pelayanan di RSUD ini sangat bobrok, banyak pasien yang masih terlantar.

“Apa gunanya kita punya kantor Bupati, kantor DPRD, bandara dan sirkuit tapi pelayanan kesehatannya tidak mendukung,” jelasnya.

Olah kerenanya, pihaknya juga meminta bupati untuk segera mencopot Direktur RSUD Praya. Karena pihaknya melihat , dia sudah tidak pantas lagi untuk menjabat.

“Kalau keluhan kami tidak didengar bupati, kami tentu akan melakukan aksi yang lebih besar lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Sekda Loteng, H Idham Khalid yang menemui massa aski menyampaikan, saat ini kesehatan adalah menjadi prioritas bagi Bupati Lombok Tengah. “Ke depan pelayanan RSUD ini akan terus kami perhatikan,” jelasnya.

Dikatakan, mengenai tuntutan massa aksi untuk pencopotan direktur, pihaknya akan sampaikan ke bupati dan wakil bupati.

 “Kami akan segera sampaikan persoalan ini pada atasan kami,” tuturnya. (jay)

1 Review

?s=96&d=mm&r=g
3

Keren

Mantaf lanjutkan

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pemerintah Berutang 83 M Dana Pokir

Read Next

PKS Targetkan ‘Kursi Gemuk’ di DPRD Loteng

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *