Pemkab Lobar Siapkan Dua Tempat Pemakaman Covid

IMG 20210721 WA0000

IST/RADAR MANDALIKA CEK LOKASI PEMAKAMAN: Bupati Lobar H Fauzan Khalid bersama Sekda, Kapolres dan tim percepatan penanganan Covid-19 meninjau lokasi lahan yang akan dijadikan TPU kasus Covid-19 di Narmada, Jumat (16/7) lalu.

LOBAR—Pemerintah Kabupaten (Pemkab ) Lombok Barat (Lobar) akan menyiapkan dua tempat pemakaman khusus pasien Covid-19 yang meninggal. Dua lahan milik Pemkab Lobar sudah dipilih untuk menjadi lokasi tempat pemakaman Covid itu, sebagai langkah antisipasi jika terjadi lonjakan kasus Covid-19. Bupati bersama Forkopimda Lobar pun sudah turun mengecek kedua lahan itu. “Ini kita siapkan untuk pemakaman pasien Covid yang meninggal,” kata Bupati Lobar, H Fauzan Khalid yang dikonfirmasi belum lama ini.
Lokasi pemakaman itu berada di Kecamatan Gerung dan Narmada. Menurut Fauzan, disiapkan dua tempat itu bukan mengharapkan adanya lonjakan kasus. Namun agar lebih mudah membawa jenazah pasien Covid yang lokasinya tidak terlalu jauh dari dua rumah sakit yang ada di Lobar.
“Saya sampaikan juga kepada rekan-rekan Forkopimda Lobar, pemakaman itu tidak hanya untuk Lobar tapi boleh juga dari teman-teman Mataram kalau kesulitan,” jelasnya.
Sementara itu berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dikes) Lobar, hingga 15 Juli 2021, jumlah kasus kematian karena Covid-19 di Lobar mencapai 104 orang. “Kasus kematian tinggi, mencapai 104 orang. Begitupula angka kasus positif Covid-19 melonjak,” terang Kabid P3KL Dikes Lobar, dr H Ahmad Taufiq Fathoni.
Ia menyebut, terdapat 2.004 kasus Covid-19 terdiri dari 202 masih isolasi, 1.698 orang sudah sembuh. Sedangkan 104 orang meninggal. Rata-rata hampir 70 persen yang meninggal pasien komorbid. Melonjaknya kasus positif Covid-19 dan kematian ini membuat Pemkab menyiapkan fasilitas tambahan seperti rumah sakit darurat dan TPU khusus Covid-19. Karena melihat data yang dirilis provinsi, Kamis (15/7) saja terdapat 47 orang. Sehingga kalau tidak ada rumah sakit darurat itu dikhawatirkan akan membuat susah penanganan Covid jika terjadi lonjakan kasus. “Karena itu langsung disiapkan rumah sakit darurat,” imbuhnya.
Demi menekan penyebaran dan kasus Covid Pemkab terus mengenjot vaksinasi, selain terus menggalakkan dan memperketat Prokes. Disamping itu, tracer dan tracking bagi warga serta testing bagi para petugas yang bekerja di lapangan.(win)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

HBK PEDULI Salurkan Bantuan Sembako dan Hewan Qurban

Read Next

Gebrakan Pemuda Gemilang Desa Kabul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *