PDAM – Bank NTB Syariah Bakal Diaudit

Ahyar Abduh

H Ahyar Abduh

MATARAM – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bakal turun ke Kota Mataram. BPK akan melakukan audit di dua perusahaan daerah tersebut. Yakni, PT Air Minum Giri Menang dan Bank NTB Syariah.

Kabar rencana audit ini langsung disampaikan Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh. “Pemeriksaan itu sebuah tradisi yang disampaikan secara langsung kepada pemerintah/kepala daerah,” ungkapnya, Kamis (3/9).

BPK turun melakukan pemeriksaan terhadap PT Air Minum Giri Menang dan Bank NTB Syariah yang disampaikan kepada wali kota, lantaran Pemkot Mataram berkepentingan di dua perusda tersebut. Dimana, Pemkot Mataram salah satu bagian dari pemegang saham.

Sebut saja, PT Air Minum Giri Menang merupakan perusahaan milik Kota Mataram dan Lombok Barat (Lobar). “Ada hubungan kita. Misalnya PT AM Giri Menang. Pemilik saham di situ, Mataram dan Lombok Barat. Dan itu akan dilakukan pemeriksaan,” beber Ahyar.

Ahyar mengatakan, pemeriksaan BPK terhadap PT Air Minum Giri Menang maupun Bank NTB Syariah sudah menjadi hal biasa. Lembaga negara itu akan mengaudit sejumlah hal. Antara lain, dari sisi pengelolaan dan keuangan yang mencakup pendapatan dan operasional.

“Dan juga tentu bagaimana layanannya kepada masyarakat,” sebut Ahyar.

Wali Kota Mataram dua priode itu menyambut baik kedatangan BKP kali ini untuk melakukan pemeriksaan. Karena khusus untuk PT Air Minum Giri Menang, Ahyar menuturkan bahwa BPK sudah 5 tahun tidak turun melakukan pemeriksaan. Itu artinya, pemeriksaan kinerja tidak rutin dilakukan setiap tahun.

“Padahal bagi kita ini sangat penting dalam rangka untuk melakukan pembinaan terhadap bagaimana pengelolaan PDAM. Apalagi PDAM (Giri Menang) ini sahamnya dari dua daerah. (Kota Mataram dan Lobar),” terang dia.

Guna menindaklanjuti rencana BPK untuk melakukan pemeriksaan. Pemkot Mataram akan mempersiapkan apa saja yang dibutuhan dalam proses pemeriksaan. “Untuk kelancaran pemeriksaan,” kata Ahyar.

Selain PT Air Minum Giri Menang dan Bank NTB Syariah. Ahyar menambahkan, BPK juga akan mengaudit anggaran penanganan dan pencegahan Coronavirus Disease atau Covid-19. Item yang akan diperiksa yaitu proses pengadaan barang dan jasa sekaligus sumber dananya.

“Dan itu akan dilakukan pemeriksaan untuk covid,” ujar dia. (zak)

1 Review

?s=96&d=mm&r=g
asmiranda
1

bermain game dapat rejeki berlimpah

yang masih jauh buruan merapat yang udah dekat buruan bergabung bermain game asik, seru, banyak bonus hanya di QQHARIAN (langsung googling aja)

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pemdes Jelantik Terancam Dilaporkan

Read Next

Koalisi Merah Putih Matangkan Strategi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *