Lombok Timur – Dalam upaya mendukung pengembangan potensi pariwisata Desa Sajang, mahasiswa Universitas Mataram (Unram) melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggulirkan Program Lentera Sajang, berupa pembinaan Bahasa Inggris bagi anak-anak di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.

Program Lentera Sajang merupakan salah satu kegiatan mahasiswa KKN yang dirancang sebagai ruang belajar Bahasa Inggris yang menyenangkan, interaktif, dan mudah diakses oleh anak-anak usia sekolah dasar. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan dasar Bahasa Inggris generasi muda Desa Sajang.

Pembukaan Program Lentera Sajang dilaksanakan pada Rabu, 8 Juli 2026. Selanjutnya, kegiatan dilaksanakan sebanyak delapan kali pertemuan dengan sasaran anak-anak Desa Sajang.

“Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan dengan kemampuan Bahasa Inggris yang beragam,” ungkap salah seorang mahasiswa KKN Liana Sri Wahyuni, Senin (10/8).

Program Lentera Sajang juga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Unram dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas. Melalui pembinaan Bahasa Inggris yang menyenangkan dan interaktif bagi anak-anak Desa Sajang, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan ruang belajar yang mendukung peningkatan pengetahuan, keterampilan, minat belajar, dan kepercayaan diri peserta.

Pembelajaran indoor Bahasa Inggris.

Dia menjelaskan program ini dilatarbelakangi oleh potensi Desa Sajang dalam bidang pariwisata. Kemampuan Bahasa Inggris sejak dini diharapkan dapat menjadi salah satu bekal bagi generasi muda dalam menghadapi perkembangan sektor pariwisata di desa tersebut.

Melalui Lentera Sajang, mahasiswa tidak hanya memberikan materi Bahasa Inggris, tetapi juga berusaha menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Pembelajaran menggunakan pendekatan Fun Learning dengan berbagai aktivitas seperti penyampaian materi secara interaktif, permainan edukatif, ice breaking, latihan percakapan, dan kegiatan mewarnai.

Rangkaian pembinaan dilaksanakan secara bertahap. Pada pertemuan pertama, peserta mendapatkan materi Introduction atau perkenalan. Pertemuan berikutnya dilanjutkan dengan Vocabulary, kemudian Simple Conversation yang dipadukan dengan kegiatan mewarnai. Peserta juga diperkenalkan dengan kosakata berdasarkan jenis kata seperti Noun, Verb, dan Adjective.

Pada pertemuan kelima, peserta belajar mengenai Daily Activities dan berlatih kosakata yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari. Selanjutnya, pada pertemuan keenam, mahasiswa mulai mengenalkan English for Tourism dan latihan percakapan sederhana yang berkaitan dengan pariwisata.

Agar peserta tidak merasa bosan setelah beberapa kali belajar di Posko KKN, pertemuan ketujuh dilaksanakan secara outdoor. Kegiatan diisi dengan pembelajaran dan permainan Bahasa Inggris sehingga anak-anak dapat belajar sambil melakukan aktivitas yang lebih santai dan menyenangkan.

Pembelajaran outdoor / permainan Bahasa Inggris.

Sementara itu, pertemuan kedelapan menjadi pertemuan terakhir Program Lentera Sajang. Kegiatan dilaksanakan di SDN 3 Sajang dengan agenda review materi, permainan, dan kegiatan penutup.

Selama pelaksanaan program, peserta menunjukkan perkembangan yang positif. Anak-anak mulai mengenal berbagai kosakata dasar Bahasa Inggris, mampu memperkenalkan diri menggunakan kalimat sederhana, serta mulai berani melakukan percakapan singkat dengan teman maupun tutor. Keaktifan dan kepercayaan diri peserta dalam mengikuti kegiatan juga terlihat mengalami perkembangan dibandingkan dengan pertemuan awal.

Meski demikian, pelaksanaan kegiatan juga menghadapi beberapa kendala, seperti kehadiran peserta yang belum konsisten, kemampuan Bahasa Inggris yang beragam, serta konsentrasi anak-anak yang mudah teralihkan. Untuk mengatasinya, mahasiswa melakukan pengingat jadwal belajar, menyesuaikan materi dengan kemampuan peserta, serta menggunakan permainan dan ice breaking untuk menjaga fokus dan motivasi anak-anak.

Program Lentera Sajang secara keseluruhan berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari peserta maupun masyarakat sekitar. Variasi kegiatan, termasuk pembelajaran outdoor dan pelaksanaan pertemuan terakhir di SDN 3 Sajang, turut menjaga antusiasme peserta hingga akhir program.

Melalui Program Lentera Sajang, mahasiswa KKN Unram berharap pembinaan Bahasa Inggris dapat memberikan manfaat bagi anak-anak Desa Sajang, khususnya dalam meningkatkan kemampuan dasar Bahasa Inggris, kepercayaan diri, dan minat belajar. Pembinaan tersebut juga diharapkan menjadi salah satu bekal bagi generasi muda dalam mendukung perkembangan pendidikan dan potensi pariwisata Desa Sajang.(red)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *