Pasien Status PDP Asal Janapria Langsung Dimakamkan

WhatsApp Image 2020 04 30 at 16.07.20

IST/RADARMANDALIKA.ID MENINGGAL DUNIA: Petugas medis menggunakan alat pelindung diri usai memandikan jenazah pasien status PDP, Kamis malam.

PRAYA-Kabar mengejutkan untuk Lombok Tengah. Seorang pasien dengan status, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) warga Desa Pendem, Kecamatan Janapria meninggal dunia pada, Kamis malam (tadi malam, Red).

Pasien PDP inisial, S usia 83 tahun menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 19.50 Wita di Ruang Isolasi Khusus RSUD Praya.

Juru Bicara RSUD Praya, Dokter Yuda Permana menceritakan kronologinya, dimana S masuk ke rumah sakit tanggal 28 April langsung dilakukan observasi di IGD.  Kemudian ada pemburukan, lanjut diinstruksi dokter untuk dilakukan pemeriksaan rapid diagnostic test 1, dimana pada otot-otot dada hasilnya reaktif mengingat immunoglobulin Mnya reaktif.

“Kemungkinannya 70-75 persen positif, tetapi masih ada kemungkinan negatif juga,” katanya pada Radarmandalika.id, tadi malam.

Yuda menambahkan, dengan swab, informasi dari laboratorium rujukan di Mataram yaitu, ada keterbatasan reagen, sehingga swab tidak bisa dilaksanakan, maka pemeriksaan ditunda 23 hari kedepan. Namun pasien meninggal, olehnya status pasien ini menjadi PDP. Sebab dibuktikan dengan adanya sesak nafas, kemudian lendir kental, ditambah dengan pasien mempunyai penyakit kerusakan pada saraf otaknya.

 “Maka sesuai dengan statusnya PDP dan protokol pemulangan jenazah harus mengikuti standar untuk penanganan pasien covid-19,” jelasnya.

Alhamdulillah keluarga sudah menyetujui dan diberikan edukasi lansung oleh pak Sekda,” ceritanya.

Dalam hal ini tidak akan ada stigmatisasi di warga, ada kemungkinan pasien S bukan Covid-19 mengingat pemeriksaan swab belum sempat dilakukan tetapi karena status PDP, maka protokol untuk pemakaman jenazah harus sesuai dengan prosedur.

“Jenazah ini tidak boleh lebih dari 4 jam dimakamkan, maka langsung dimakamkan malam itu juga,” pungkas Yuda.(r2)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Diimbau Tak Salat Tarawih dan Jumat, Warga Bengkel Blokir Jalan

Read Next

Pelabuhan Lembar Ditutup

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *