Nursiah Diduga Kampanye di Lingkungan Kampus STMIK Lombok

F AA BERIDIRI

SERIUS: Pengurus yayasan STMIK Lombok, para tamu undangan dan peserta saat menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sabtu kemarin.

PRAYA – Kuliah umum dengan tema ‘Peluang Sumber Daya Manusia Teknologi Informasi (TI) Dalam Pembangunan Lombok Tengah’ bertempat di Kampus Sekolah Tinggi Manajemen Informasi dan Komunikasi (STMIK) Lombok, Sabtu (10/10) kemarin diduga ada muatan politik. Secara kebetulan, calon Wakil Bupati HM Nursiah menjadi pembicara di kampus tersebut.

Informasi yang diterima Radar Mandalika, beberapa kali di momen ini memperlihatkan slide bermuatan materi kampanye.  Sementara, substansi kuliah umum membahas mengenai bagaimana persiapan Lombok Tengah, dalam menghadapi era 4.0 di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika nanti. Diduga mantan Sekda ini malah mencuri kesempatan berkampanye.

“Kampus itu tidak boleh dijadikan sebagai tempat berkampanye,” ungkap Komisioner Kordiv Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Loteng, Lalu Fauzan Hadi yang dikonfirmasi, kemarin.

 “Kita akan kaji terlebih dahulu soal laporan ini, nanti saya kabari,” tambahnya.

Temuan Radar Mandalika, penyampaian kuliah umum oleh Nursiah menggunakan media power point dan sotffilenya yang dibagikan via WhatsApp kepada seluruh peserta. Namun, saat melihat slide di akhir softfile yang dibagikan, terlihat foto pasangan calon Bupati dan Wakil Lombok Tengah lengkap dengan jargon dan visi-misi program paket Maiq-Meres.

Beberapa kali juga memperlihatkan kode nomor urut dalam gerak tangan, saat menjawab beberapa pertanyaan dari peserta.  Parahnya lagi, pada sesi tanya jawab, tuan rumah Yayasan STMIK Lombok yang diwakili oleh Pembantu Ketua (Puket) II STMIK Lombok, H Ambare menyampaikan hal yang terkait tentang bagaimana memilih pemimpin yang terbaik bulan Desember nanti.

 “Semoga Allah meridhoi dan memberikan kita pemimpin yang terbaik. Sebagai pemilih pemula, kami berharap mahasiswa-mahasiswi menjadi pemilih yang cerdas. Pemilih yang bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik, tentu dengan pikiran dan pertimbangan,” katanya.

Salah satu mahasiswa yang tak ingin disebut namanya sempat diwawancarai Radar Mandalika. Dia mengaku menyayangkan agenda kemarin yang diduga kental dengan muatan politik.

“Saya sangat menyayangkan hal ini,” kata sumber ini.

Terpisah, Ketua STMIK Lombok, Khairul Imtihan yang dihubungi mengatakan tidak ada muatan politik.  “Kalau untuk kegiatan kemarin langsung saja ke puket II, H Ambare,” arahkannya singkat.

Sampai berita ini diturunkan, beberapa kali calon Wakil Bupati HM Nursiah dikonfirmasi belum bisa. nomor telpon dihubungi tidak nyambung.(buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

SK Pengunduran Diri ASN, KPU Klaim Sesuai Aturan

Read Next

Siaran Analog Bakal Berakhir

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *