Momen Sekaligus Curhat Kondisi Rutan Praya

WhatsApp Image 2020 02 27 at 20.40.22

Khotim/radarmandalika.id Jumasih

PRAYA-Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Praya, Lombok Tengah (Loteng) melaksanakan media gathering dengan tema Kalaborasi Dukung Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020, kemarin.

Kegiatan media gathering dilakukan secara serentak di seluruh Rutan maupun Lapas yang ada di Indonesia. Sebab, dalam pelaksanaan media gathering ini juga dilakukan Teleconference (Telekonferensi, Red) dengan Kemenkum HAM Pusat.  Tujuan, utama media ghatering selian untuk silaturrahmi, namun sebagai bentuk peningkatan sinergitas dan kalaborasi antara jajaran pemasyarakatan dengan awak media.

Kepala Rutan Kelas II B Praya Loteng, Jumasih tujuan kegiatan tersebut untuk mempererat tali silaturahmi jajaran Pemasyarakatan dengan media insan, serta memperkuat kolaborasi jajaran pemasyarakatan dengan insan media guna mendukung terwujudnya Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020 ini. Hal ini sesui dengan arahan dari pemerintah pusat.

“Kolaborasi, Dukung Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020 inidilaksanakan terpusat di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Pusat dengan diikuti oleh seluruh Lapas maupun Rutan yang ada,” tegasnya, kemarin.

Ia menegaskan, peran media ini sangat penting pada kemasyarakatan. Karena bisa menciptakan informasi lebih dalam tentang Pemasyarakatan. Agar terwujudnya citra Pemasyarakatan yang positif. Serta menjadikan media massa sebagai corong informasi untuk disampaikan hal-hal terkait Pemasyarakatan, khusus Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020 untuk masyarakat luas.

“Ini penting kita lakukan, agar setelah diberiatakan secara positif nantinya napi akan secara gampang diterima oleh masyarakat saat mereka telah keluar,” tuturnya.

Ia mengaku, meski jumlah warga binaan di Rutan ini sangat over kapasitas.  Dimana Rutan yang seharusnya menampung sebanyak 100 warga binaan, tapi malah menampung sebanyak 300 orang. Tidak menjadi kendala untuk tidak memperlakukan mereka dengan baik.  Sebab, mereka yang dibina ini, adalah warga kita juga, sehingga berhak mendapatkan hak-hak mereka.

“Selian mereka memberikan pembinaan dengan ke bidang agama. Kami juga memberikan pelatihan dengan maksud agar setelah keluar nanti mereka bisa mempunyai skil untuk bisa bekerja,” jelasnya.

Menurutnya, berbagai program dilaksanakan di Rutan ini, tujuan agar bisa membuat para tahanan yang ada merasa nyaman.  Sebab itu penting, karena kalau berbicara Rutan maka tidak ada kewajiban dalam membuat program pemberdayaan bagi para penghuni rutan, akan tetapi agar kenyaman ditengah kondisi yang sangat memperhatikan tersebut membuat pihaknya mensiasati dengan berbagai program.

“Kalau rutan itu sebenarnya tidak ada program karena didalamnya para tahanan. Tapi untuk mesiasati itu kita juga fokus pemberdayaan. Misalnya untuk mengisi waktu luang maka kita lakukan pemberdayaan untuk budidaya ikan lele  maupun kerajinan sapu yang terbuat dari sampah plastik yang ada di dalam lapas,” jelasnya.

Selain untuk menghibur mereka yang menempati ruangan yang jauh dari kata layak, namun hal itu juga diharapkan agar kedepan para penghuni lapas tersebut ketika keluar dari jeruji penjara itu, bisa bermampaat bagi orang lain. Setidaknya mampu untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

“Jadi kita punya metode khusus untuk melakukan pendekatan kepada para tahanan. Karena kalau tidak ada metode khusus maka bisa saja mereka ngamuk. Dan sudah jelas dari jumlah tahanan dengan petugas rutan sangat jauh lebih banyak para tahanan,” tambahnya.

Ditambahkan, pihaknya sangat berharap kedepannya, semua pihak bekerja sama, terutama media untuk memberikan informasi pada masyarakat, bahwa  Rutan ini bukan momok yang menakutkan. Karena memang, warga yang menerima pembinaan hidup seperti selayaknya masyarakat berada diluar tahanan. (tim/jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Anak 12 Tahun Tertimpa Material Tambang

Read Next

Banyak Aduan, Didominasi Jalan Rusak, PJU dan Traffic Light

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *