Melon BUMDes Mujur yang Tembus Pasar Nasional

F Bok

KHOTIM/RADARMANDALIKA.ID SEMANGAT: Dua petani saat membawa hasil panen melon, kemarin.

Dibanjiri Pemesan, Kades Target Jadikan Desa Wisata Melon

Budidaya buah melon milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mujur, Kecamatan Praya Timur berhasil tembus pasar nasional. Bahkan melon ini terus dibanjiri pemesan dari luar daerah.

KHOTIM-LOMBOK TENGAH

BUAH melon yang ditanam perdana membuahkan hasil memuaskan. Sekarang BUMDes kewalahan melayani pengiriman ke kota besar. BUMDes harus menyediakan sekitar 80 ton setiap minggu untuk memenuhi pasar di Ibu Kota. Termasuk pasar di Surabaya belum lagi pasar lokal. Hasil ini berkat kerja keras dan kegigihan BUMDes Mujur dalam upaya bagimana meningkatkan ekonomi kerakyatan dan perputaran ekonomi berbasis desa dengan menyerap tenaga kerja lokal dalam bentuk kelompok tani yang bisa mencapai 30 orang.

“Ini merupakan tekad dalam pengembangan usaha dilakukan serius dan merupakan program perdana BUMDES yang beberapa waktu lalu dirombak pengurusan,” terang Ketua BUMDES Mujur, Khairul Syafi’I kepada media, kemarin.

“Kami bahkan telah membentuk Kelompok Tani Melon (KTM), ke depan akan menjadi program utama BUMDES dan akan membina petani lainnya,” tambahnya.

Khairul menyampaikan, pihaknya telah bermitra dengan PT. Meraki dan komunitas Hasil Sawah Indonesia (HSI) dalam pendistribusian dan pemasaran, bahkan ada permintaan baru dari PT. AMNT dan ITC,  namun pihaknya masih belum bisa memenuhi persyaratan tersebut mengingat masih minimnya lahan tanam.

Diceritakan, luas area penanaman melon saat ini sekitar 55 are 1.000 batang bibit melon dengan modal sekitar 80 juta yang bisa menghasilkan 200 juta.

“Kami berharap Pemdes bisa mensupport sepenuhnya Bumdes minimal dalam pengelolaan lahan pecatu yang dimiliki Desa Mujur seluas 5 hektare,” sambung Sekretaris BUMDES Mujur, M Toni Zakir.

“Harusnya Pemdes memberikan kami support dengan mengelola tanah pecatu 1 Hektare saja dari luas 5 hektare yang dimiliki, supaya kami tidak perlu menyewa lahan,” tambah dia.

Disamping itu, Kades Mujur, Junaidi menyampaikan dimana budidaya melon merupakan kegiatan  agtobisnis yang sedang dikembangkan di wilayahnya oleh Bumdes. Kedepanya pihaknya berjanji akan memberikan Bumdes untuk mengelola tanah pecatu dalam upaya menjadikan wisata agro.

 “Target kami menjadikan Desa Mujur menjadi desa wisata melon. Insyaallah tahun ini akan kita mulai serius garap,” katanya.(*)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Penetapan Raperda RTRW Ditunda

Read Next

Tunggu Usulan PAW dari Demokrat

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *