Maling Nekat Tantang Duel Pemilik Rumah

f duel

IST/RADAR MANDALIKA TANGKAP: Pelaku saat diamankan Polsek Praya Loteng, kemarin.

PRAYA –Aksi pencurian di Desa Aik Mual, Kecamatan Praya, pada tanggal (27/01) tergolong nekat. Bagaimana tidak, pelaku sempat mengajak pemilik rumah untuk melakukan duel atau berkelahi satu lawan satu. 

Sehingga, akibat perkelahian itu, pemilik rumah inisial SJ (25) warga desa setempat mengalami luka robek pada bagian bahu kiri dan lengan kiri, disebabkan karena tebasan parang yang dibawa pelaku.  Sedangkan pelaku langsung melarikan diri ke arah utara.

Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Priyo Suhartono membenarkan, kasus pencurian itu sempat terjadi duel antara pemilik rumah dengan pelaku. Namun untungnya, pemilik rumah yang terluka karena sabetan sajam langsung dibawa ke Puskeamas terdekat.

“Kami yang menerima laporan saat itu langsung turun untuk melakukan pemeriksaan pada TKP,” tegasnya, saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Ia menyatakan, dari keteranan para saksi –saksi, kasus pencurian terjadi sekitar pukul 01.00 Wita. Dimana saat itu, korban sedang tidur di kamar. Karena pada malam itu cuaca agak panas, korban sempat terbangun dengan tujuan akan menyalakan kipas angin. Tidak beberapa lama kemudian korban melihat pelaku masuk ke dalam kamarnya dan seketika itu korban berteriak “Maling”.

Mendengarkan teriakan korbannya, selanjutnya pelaku berusaha melarikan diri ke belakang rumah korban.  Namun korban sempat mengejar pelaku sampai ke belakang rumah dan sempat terjadi perkelahian antara korban dan pelaku. Akibatnya perkelahian tersebut korban mengalami luka robek pada bagian bahu kiri dan lengan kiri akibat tebatan senjata tajam yang dibawa pelaku. “Dengan itu korban juga sempat ke Puskesmas Aik Mual,” jelasnya.

Ia menyatakan, setelah melakukan pemeriksaan dan berdasarkan bukti –bukti, pihaknya terus melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Hasilnya, kemarin pihaknya berhasil menangkap pelaku pencuri tersebut di rumahnya. Adapun pelakunya yakni RN (23) warga Desa  Aik Mual, Kecamatan Praya.

“Pelaku ditangkap di rumahnya tanpa ada perlawanan. Selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Praya  untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.

Dengan perbuatanya, pelaku saat ini terpaksa harus mendekam dipenjara dan dia terancam selama 6 tahun karena melanggar pasal 363 tentang pencurian dengan kekerasan.

“Agar kasus ini tida terulang kembali saya minta pada masyarakat untuk sama –sama menjaga keamanan wisatawan yang datang berkujung,” ucapya.

Ditambahkan, dengan maraknya kasus pencurian kendaran ini, pihaknya menakankan terhadap masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada saat memarkirkan kendaraan atau menaruh barang berharganya di rumah. Karena banyak kasus pencurian terjadi karena sepeda motor  dan kendaraan roda empat belakangan ini.

“Bahkan banyak yang tak dikunci stang. Sehingga pencuri dengan leluasa mendorong motor tersebut. Jangan beranggapan daerah kita ini aman,” pesannya.

Sementara itu, Kapolres Loteng, AKBP Budi Santosa menegaskan, untuk memberikan pengamanan pada masyarakat, pihaknya tetap memerintahkan anggotanya untuk melakukan patroli ke wilayah setempat.

“Keamanan masyarakat harus terjamin. Sebab wilayah setempat sebagai pusat kujungan wisatawan asing belakangan ini,” tuturnya.  (jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Kantor Wali Kota, Sekolah dan Tempat Ibadah Disemprot

Read Next

Jembatan Ambruk, Polisi Turun Selidiki

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *