Langgar Prokes, Pengunjung Cafe di Praya Dibubarkan

20210215 041710

IST/RADAR MANDALIKA BUBARKAN: Kasat Reskrim Polres Loteng bersama anggota membuarkan pengunjung cafe Wika, Sabtu malam (13/07).

PRAYA—Polres Lombok Tengah (Loteng) membubarkan puluhan pengunjung di Cafe Wika  yang ada di Jalan Basuki Rahmat Praya, Sabtu malam (13/2).

Pembubaran pengunjung itu dilakukan, karena pengelola tempat dan pengunjung telah melanggar protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Baik itu tidak menerapakan jaga jarak, mengunakan masker dan lainnya.

“Ya betul, kami minta pengujung cafe untuk meninnggalkan lokasi, karena tidak mengindahkan protokol kesehatan. Sementara untuk pengelola cafe untuk saat ini kami hanya memberikan peringatan saja,” ungkap Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP I Putu Agus Indra Permana, saat memimpin operasi pendisiplinan prokes Covid-19 malam itu.

Agus menjelaskan, operasi pendisiplinan protokol Covid-19 itu berdasarkan intruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 3 Tahun 2021 untuk mengatur Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro. 

“Sehingga, bila ditemukan pengunjung ramai, serta tidak mematuhi protokol kesehatan harus dibubarkan,” ujar Agus.

Ia mengaku, pembubarkan pengunjung cafe ini berdasarkan informasi dari masyarakat.  Bahwa cafe tersebut terjadi krumunan tanpa menerapkan protokol kesehatan. Sehingga dengan itu, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk memubarkanya.

Namun sebelum dibubarkan, pihaknya memberikan imbauan kepada pengunjung untuk mematuhi protokol kesehatan dan berkoordinasi dengan penanggung jawab kafe agar tempat duduk bisa diatur untuk menjaga jarak.

“Dengan humanis, kita imbau pengunjung dan pengelola tempat untuk patuhi prokes Covid-19 serta kursi-kursi bisa diatur untuk menjaga jarak,” tandasnya.

Selain membubarkan pengunjung cafe, pihaknya juga membubarkan lomba burung berkicau yang digelar di belakang kompleks pertokoan Kota Praya Jalan Jendral Sudirman No.71 Praya yang sering menjadi tempat kerumunan.

“Setelah dari cafe, Kami juga melakukan pembubaran terhadap lomba burung berkicau. Karena dalam kegiatan lomba ini membuat kerumunan massa,” ungkap Kasat Reskrim.

Lomba burung ini diikuti banyak orang, sehingga terjadi kerumunan. Para pesertanya juga banyak yang tidak memakai masker dan mengabaikan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid -19.

“Semua ini kami lakukan guna menekan penyebaran covid -19 di tengah masyarakat,” tuturnya.

Ditambahkan, pihaknya imbau pada masyarakat untuk mematuhi aturan protokol kesehatan.  Hal itu demi memutus penyebaran virus mematikan tersebut. Terlebih saat ini penyebaran virus ini mulai meningkat di tengah masyarakat.

 “Saya harapkan masyarakat untuk lebih disiplin lagi. Jangan membuat kegiatan yang mengundang krumunan terjadi.  Karena kalau kami temukan itu kami akan memberikan teguran dan sanksi kalau masih membandel,” ucapnya. (jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Dua Pengedar Sabu Dibekuk di Sukamulia

Read Next

Kantor Desa Serage Dibangun dari Dana Iuran Perangkat Desa

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *