Koalisi Bubar, PDIP Mau ke Mana ?

F SUHAIMI 1

Suhaimi

PRAYA – Partai koalisi bakal pengusung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, Dwi-Normal satu persatu diembat lawan. Pertama dimulai dari Partai Nasdem yang memutuskan mengusung paket Pathul-Nursiah. Sementara Hanura juga dikabarkan sama ke bapaslon lain. Sementara PDIP yang belum jelas ke mana arahnya. Dikabarkan, Jumat (hari ini, Red) PDIP akan mengumumkan kemana arahnya.

Ketua DPC PDIP Lombok Tengah, Suhaimi mengatakan, DPP PDIP akan mengumumkan siapa calon yang akan diusung.  “Besok Jumat diumumkan DPP, Tunggu saja. Untuk nama calon saya sendiri belum tahu, tapi saya prediksi Dwi-Normal akan dapat SK B.1-KWK, karena Pak Dwi adalah nama satu-satunya yang direkomendasikan oleh DPC sejak bulan Juni kemarin,” bebernya, Kamis kemarain.

Suhaimi mengaku belum dapat memastikan apakah Dwi-Normal bisa mudah mendapat PDIP, walaupun hanya mereka yang mengikuti mekanisme tahapan partai sejak awal. Masalahnya, saat ini perkembangan politik Lombok Tengah sangat tak menentu. Maka dari itu, DPP sendiri akan menjadi kunci utama.

“Kalau yang formal via DPC sih cuma Dwi-Normal. Namun perkembangan saat ini sangat terbuka bagi DPP memutuskan berbeda,” ungkapnya.

Suhaimi mengatakan, terkait nama calon yang melakukan loby langsung ke DPP, dirinya tak terlalu mengerti persoalan tersebut. Intinya DPC telah melaporkan secara formal terkait makanisme tahapan Dwi-Normal ke DPP, untuk selanjutnya keputusan sepenuhnya ada di DPP.

“Saya nga ngerti, itu kan komunikasi antara DPP dengan calon, jadi bukan ranah dan kewenangan saya itu,” jawab dia.

Terkait komunikasi PDIP dengan partai yang saat ini masih belum menentukan sikap, Suhaimi menilai untuk saat ini dirasa tak akan ada partai koalisi. Pasalnya, semua calon saat ini melakukan komunikasi ke pusat langsung, tanpa mengikuti tahapan mekanisme yang ada di internal partai masing-masing.

“Sudah runyam komunikasi dik, nga ada koalisi. Calon langsung ke partai masing-masing, jadi nga pake koalisi. Mereka ruwet, terjun bebas,” sebutnya.

Suhaimi sendiri menilai sistem politik wilayah sangat bebas dan tak dapat diprediksi. Prosedur yang seharusnya dilakukan, saat ini sama sekali tak diterapkan, hal ini jadi tak menarik bagi politikus muda seperti dirinya.

“Ya liberal. Unpredictable bagi anak muda kayak saya, intinya nga menarik lah,” cetus suhaimi.(buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Nasdem Pertanyakan Keseriusan Nursiah Maju di Pilkada

Read Next

Oktober APBD-P 2020 Loteng di-Eksekusi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *