Ketua Majelis Syuro PKS Mendengar Curhat Para Nelayan Senggigi

  • Bagikan
F BOK NELAYAN
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA DIALOG: Ketua Majelis Syuro PKS Dr H Habib Salim Segaf Al-Jufri didampingi Ketua DPD PKS Lobar, Anggota DPRD PKS Lobar dan NTB saat berdialog dengan para nelayan Senggigi di pantai Mangsit Desa Senggigi, kemarin (21/11).

Pertanyakan Sepadan Pantai Hingga Harapkan Bantuan Kapal

Taglain PKS Pelayan Rakyat bukan sekadar slogan saja. Partai belambang bulan sabit dan padi itu turun langsung mendengarkan curhatan para nelayan di kawasan Desa Senggigi.

WINDY DHARMA-LOMBOK BARAT

AWAN tabal sedikit mendung memayungi kawasan pantai Mangsit Desa Senggigi Kecamatan Batulayar, pagi kemarin (21/11). Hujan yang sempat menguyur subuh meninggalkan basah pada rerumputan dan pasir. Waktu menujukan pukul 06.00 wita. Langkah kaki nelayan terdengar datang. Bendera partai berlambang bulan sabit dan padi dengan warna orange putih terkibar sepanjang jalan pantai itu.

Membawa sejumlah unek-unek nelayan itu bertemu dengan Ketua Majelis Syuro PKS Dr H Habib Salim Segaf Al-Jufri. Berlatarkan perahu dan pantai para, hari itu para nelayan berkesempatan sarapan bareng dengan mantan menteri sosial era Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY) itu. Difasilitasi DPD PKS Lombok Barat (Lobar), para neyalan mencurhatkan segala berkaitan dengan kebutuhan dan kendala yang dihadapi selama melaut. Hadir pula para DPRD Lobar dan NTB fraksi PKS.
Permasalahan sepadan pantai menjadi pembuka curhatan nelayan Senggigi itu. Karena para nelayan itu memarkirkan kapalnya kini naik hingga ke atas tanah. Terlebih kini warga Senggigi memilih kembali menjadi nelayan. Pandemi covid-19 membuat tak banyak pekerjaan yang bisa diperoleh untuk memenuhui kebutuhan sehari-hari. Sayangnya meski banyak yang ingin kembali terkendala tak memiliki perahu.

“Mereka memilih menaiki satu sampan tiga orang itu berbahaya, tapi karena tidak ada pekerjaan lagi tetap diambil,” ujar salah seorang nelayan dihadapan para wakil rakyat itu.

Tak hanya itu, mesin perahu ketek yang sekarang dipergunkan sudah tak layak untuk melaut. Sering kali mesin macet ditengah laut dan membahayakan nelayan ketika gelombang laut besar. Surat mengharapkan bantuan sampan dan pelengkapannya sudah pernah disampaikan kepada dinas terkait. Hanya saja hingga kini belum ada respons.

“Sama permasalahan sepadan pantai ini sangat prioritas dari dulu selalu kita kebinggungan,” ungkap Kepala Dusun Mangsit Ahmad Khudori.

Kepala Dusun Senggigi Tauhid menambahkan selain kebutuhan nelayan, perlu juga dipikirkan cara pengelolaan hasil tangkapan itu. Ia menilai Kenapa tidak hasil tangkap itu diolah masyarakat setempata agar perekonomian masyarakat juga meningkat.

“Cuma terkendala dana, ini diharapkan menjadi atensi,” jelasnya.

Mendengar segala curhatan itu, Ketua Majelis Syuro PKS Dr H Habib Salim Segaf Al-Jufri memerintahkan para wakil rakyat partai PKS untuk menyuarakan dan memperjuangkan kepentingan nelayan itu.

“Sampaikan kepala dinas itu sampaikan ke dia,” ujarnya kepada anggota DPRD Lobar dan NTB.
Sebab sebagai wakil rakyat hal itu menjadi suatu keharusan untuk memperhatikan keadaan rakyat. Pihaknya sangat berkeinginan bangsa menganggap seluruh bersaudara agar lebih memperhatikan sesama. Terlebih seorang muslim menjadi suatu keharusan.

Menangapi permintaan itu, Anggota DPRD Provinsi NTB, TGH Satriawan mengaku sudah mencatat dan akan segera menindaklanjutinya. Ia pun akan segera berkoordinasi dengan kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB dan memperjuangkan aspirasi para nelayan itu.

“Insya allah kepala dinas yang sekarang akan membantu, karena dulu ketika di Lombok Barat beliau terdepan membela kepentingan rakyat,” ucapnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Lobar, Hj Nurul Adha mengaku ia bersama anggota fraksi PKS akan turut membantu para nelayan terkait kendala perahu. Terlebih permasalahan sepadan pantai.

“Ini kita respons, kebetulan juga hadir dewan provinsi dan kabupaten dan langsung mengarahkan untuk kita advokasi terutama permasalahan sepadan pantai,” jelasnya.

Kedatangan Ketua Majelis Syuro PKS ke Lombok terutama Lobar begitu disyukuri. Karena diakui wanita yang akrab disapa Umi Nurul, itu beliau begitu ingin bertemu dengan para nelayan dan mendengarkan keluh kesah para nelayan. Bahkan Dr Salim turun langsung melihat kondisi rumah nelayan yang kurang mampu.

“Beliau tadi sudah mendengarkan langsung dari keluh kesah bapak-bapak nelayan,” pungkas ketua DPD PKS Lobar itu.

Pada acara itu juga dirangkai dengan perayaan hari ayah dengan memberikan bikisan kepada para bapak nelayan Desa Senggigi. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *