Ketika Kasus Covid-19 Terus Meningkat di Kabupaten Lombok Timur (2-Habis)

F BOK 1

IST / RADAR MANDALIKA DATA : Peta data perkembangan Covid-19 di Lotim, yang akhir-akhir ini terus mengalami peningkatan.

Sejak Pasien Positif Melejit, Baru Satu Sembuh

Secara umum, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dalam kondisi baik. Tim terus bekerja keras, menyelesaikan sisa kasus dan mencegah meningkatnya jumlah terkonfirmasi positif.

MUHAMAD RIFA’I – LOTIM

WABAH Corona Virus Diseases (Covid-19) di Lombok Timur (Lotim) khususnya, masih menjadi fokus Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim, melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Sementara ditingkat kecamatan, ada Tim Gerak Cepat (TGC). Bersama instansi terkait lainnya, tim gugus tugas maupunTGC, bahu membahu dalam melakukan edukasi kepada masyarakat, pemutusan penularan wabah, contact tracing, dan pencegahan lainnya.

Bupati Lotim HM Sukiman Azmy, yang sekaligus sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, telah banyak mengeluarkan berbagai kebijakan strategis, dalam mengatasi wabah ini. Terutama, kebijakan yang mengedepankan pencegahan atau pemutusan mata rantai penularan wabah, yang menjadi momok hampir seluruh penjuru dunia ini.

Dari puluhan kasus terkonfirmasi positif yang ditangani tim tenaga kesehatan Covid-19, sempat tinggal satu orang, dengan belasan orang yang masih dinyatakan dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Ketika dalam posisi tinggal satu kasus, harapan besar muncul, akan berakhirnya wabah di Gumi Patuh Karya itu. Namun selang beberapa hari kemudian, muncul tambahan dua kasus, menyusul satu kasus, dan meledak ke tujuh kasus. Grafik terkonfirmasi pasitif ini semakin terjal, ketika mendapat tambahan 16 orang terkonfirmasi positif.

Kendati demikian, tidak membuat pemerintah bersama tim penanganan Covid-19 kendor dalam pemberantasan korona. Bahkan, bupati menambah jumlah masjid yang dibuka, sampai 1000 masjid, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat. Setiap pelaksanaan salat Jumat, selalu disiapkan tim medis, yang melakukan skrining. Bagi mereka yang suhu badannya di atas ambang batas, langsung dilakukan rapid test.

Sejauh ini sejak melejitnya jumlah terkonfirmasi positif, belum ada hasil signifikan pasien yang dinyatakan sembuh. Khususnya PDP, hampir setiap hari terjadi penambahan. Namun demikian, terjadi keseimbangan antara penambahan dan yang dinyatakan sembuh.

Kemarin, dari peta data perkembangan Covid-19 Lotim, yang dirilis Tim Gugus Tugas Covid-19 Lotim, jumlah PDP sudah mencapai 399 orang, dimana yang dinyatakan sembuh 269 orang. PDP yang masih dalam proses pengawasan, sebanyak 130 orang. Sementara yang terkonfirmasi positif, per (6/6) lalu, mendapat tambahan satu orang, berasal dari Desa Bagik Payung Kecamatan Suralaga Lotim. Pada hari itu juga satu orang yang dinyatakan sembuh. Sehingga secara akumulasi, total terkonfirmasi positif baik yang masih perawatan dan telah dinyatakan sembuh, sebanyak 87 orang, dimana 39 sembuh, 46 masih perawatan dan 2 orang meninggal.

“Pasien positif corona yang sembuh berasal dari Kelurahan Rakam Kecamatan Selong. Biasanya, kalau sudah ada yang sembuh dalam satu kelompok, maka akan diikuti yang lain dalam kelompok yang sama,” kata HM Juaini Taofik, Sekretaris Tim Gugus Tugas Covid-19 Lotim. (*)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Ketika Kasus Covid-19 Terus Meningkat di Kabupaten Lombok Timur (1)

Read Next

Cerita MH, Pria yang Tertipu Menikahi Bencong di Lombok Barat

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *