Ketika Kasus Covid-19 Terus Meningkat di Kabupaten Lombok Timur (1)

F BOK

TIM GUGUS TUGAS COVID-19 LOTIM FOR RADAR MANDALIKA DATA : Peta data perkembangan wabah Covid-19 d iwilayah Lotim, yang dirilis tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Lotim.

Dari Tambahan 16 Terkonfirmasi Positif, Didominasi Sakra

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Lotim, terus meningkat. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, harus semakin bekerja keras. Juga, mengingatkan masyarakat menaati protokol kesehatan.

MUHAMAD RIFA’I – LOTIM

WABAH Corona Virus Diseases (Covid-19) masih menjadi fokus utama pemerintah. Mulai dari pemerintah pusat, hingga Pemerintah Daerah (Pemda), tak terkecuali Pemda Lombok Timur (Lotim). Pemerintah Lotim sendiri melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dan Tim Gerak Cepat (TGC) tingkat kecamatan, telah melakukan berbagai upaya, guna mencegah penyebaran wabah korona ini. Termasuk, menggelontorkan anggaran hingga Rp 123 miliar lebih.

Bahkan, berbagai kebijakan telah diterapkan guna memutus mata rantai penyebarannya. Mulai dari operasi berbasis perbatasan, skrining berbasis pasar, skrining berbasis masjid dan skrining berbasis Aparatur Sipil Negara (ASN). Belum lagi melakukan rapid test berkala, terhadap tenaga medis, baik yang bertugas di Covid-19, maupun tenaga medis umumnya.

Ketika Rapat Koordinasi di Masjid Kantor Bupati Lotim waktu lalu, secercah harapan wabah korona akan berakhir di Lotim sangat terlihat. Sebab, ketika itu, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19, tinggal satu orang saja. Ditambah akan memaksimalkan penanganan sisa yang masuk katagori Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Akan tetapi selang beberapa hari kemudian, muncul tambahan dua kasus, kembali muncul tambahan satu kasus, sampai kemudian mengejutkan pemerintah ketika itu mendapat tambahan tujuh kasus. Dan yang paling mengagetkan pemerintah, ketika mendapat tambahan sebanyak 16 kasus terkonfirmasi positif.

Sampai dengan kemarin, total jumlah kasus terkonfirmasi positif telah mencapai 85 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 38 orang telah dinyatakan sembuh. Sisanya, sebanyak 45 orang masih dalam perawatan intensif baik di RSUD Selong, ada yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Darurat Wisma Haji Provinsi, dan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mataram. Sampai dengan saat ini, jumlah meninggal dunia masih bertahan di dua kasus.

Demikian juga dengan PDP terus bertambah. Dilihat dari peta data dikeluarkan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada (3/6) lalu, jumlah PDP sebanyak 355 kasus. Pada hari kemarin, PDP mengalami penambahan signifikan, menjadi 362 orang. Di mana 250 orang telah dinyatakan sembuh, sisanya 112 orang masih dalam pengawasan. Sementara dari total keseluruhan terkonfirmasi positif itu, yang menimpa anak dibawah umur, sudah mencapai 19 orang.

Meledaknya tambahan jumlah terkonfirmasi positif per (3/6) lalu yang mencapai 16 orang. Rupanya dari 16 orang itu, ada yang berasal dari Desa Sakra Kecamatan Sakra sebanyak tujuh orang, sisanya dari Kecamatan Pringgabaya yakni Desa Anggaraksa, Labuhan Lombok, Batuyang. Selain itu, berasal dari Kelurahan Kelayu Selatan Kecamatan Selong, Desa Dames Damai Kecamatan Suralaga, serta Desa Aikmel Timur Kecamatan Aikmel.

Yang menarik perhatian, tujuh orang dari Kecamatan Sakra. Mereka yang dinyatakan terkonfirmasi positif dari Sakra itu, tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19, akan tetapi kontak erat dengan pasien nomor 441 yang merupakan salah satu nakes yang sebelumnya dinyatakan positif. Dan disesalkan Bupati, sebab memilih memeriksakan kehamilan keluar Lotim.

“Dari 16 yang dinyatakan positif itu, carrier (sumbernya) hanya dua orang saja. Jadi Malam itu (3/6), puncak tertinggi sepanjang hari-hari yang sudah berlalu. Semoga setelah puncak musibah, seiring waktu dan kerja keras kita semua, pada hari berikutnya akan melandai,” ucap HM Juaini Taofik, Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lotim. (bersambung)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Empat Parpol di Mataram Sepakat Usung Paket BARU

Read Next

Ketika Kasus Covid-19 Terus Meningkat di Kabupaten Lombok Timur (2-Habis)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *