MATARAM—Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM) merayakan Dies Natalis pertama, Sabtu (25/4). Setelah setahun lalu tepatnya 22 April 2025 lembaga pendidikan itu resmi bertransformasi dari Politeknik menjadi Universitas. Meski baru seumur jagung universitas, telah menunjukkan akselerasi prestasi yang signifikan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Bahkan pujian dan apresiasi langsung diungkapkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII (Bali dan NTB), I Gusti Lanang Bagus Eratodi, atas peran UNBIM mendukung kebijakan pemerintah terkait penyehatan perguruan tinggi. Menurutnya, UNBIM merupakan hasil penggabungan strategis antara Politeknik Medika Farma dan Politeknik Selaparang, yang kini tumbuh menjadi institusi yang sehat dan berdaya saing.

“Hari ini kami menyaksikan dan memberikan ucapan selamat atas nama Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi. UNBIM salah satu kampus yang memberikan kontribusi dalam rangka penyehatan perguruan tinggi,” ujar I Gusti Lanang Bagus Eratodi disela menghadiri acara Dies Natalis UNBIM.

Ia mengungkapkan sekitar 4.500 perguruan tinggi di Indonesia, tidak semuanya dalam kondisi sehat. Pemerintah menargetkan rasio lebih ideal, sekitar 3.500 perguruan tinggi yang benar-benar berkualitas dan stabil secara administrasi maupun akademik. Salah satunya yang sudah menuju ke arah sana UNBIM.

UNBIM hadir dengan program studi sangat relevan dengan kebutuhan pasar saat ini. Terutama di sektor kesehatan, pendidikan, dan teknologi. Diharapkan mendongkrak Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi nasional menuju target 38 persen.

“Kami melihat animo masyarakat tinggi karena tahu bahwa prodi-prodi ini ditunggu-tunggu. Kami yakin UNBIM akan memiliki masa depan yang luar biasa,” imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Rektor UNBIM, Apt. Ajeng Dian Pertiwi, mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang telah diraih selama satu tahun terakhir. Ia menegaskan usia satu tahun tidak membatasi UNBIM berlari kencang menuju predikat PTS unggul. Berbagai pengakuan dari pemerintah dan lembaga internasional mulai mengalir seiring dengan peningkatan mutu akademik.

“Jangan dilihat satu tahunnya, tapi lihat prestasi UNBIM yang sudah nasional dan internasional. Kita satu tahun sudah berlari menuju PTS unggul,” tegas Apt. Ajeng Dian Pertiwi.

Menurutnya, UNBIM telah berkontribusi nyata atas isu strategis nasional, salah satunya tentang penurunan angka stunting di Lombok Barat. Selain itu, mahasiswa UNBIM juga menunjukkan taringnya di ajang Pilmapres tingkat nasional.

Keberhasilan UNBIM juga tercermin dari dukungan pendanaan riset yang kuat. Kurun waktu satu tahun, universitas ini berhasil mengamankan puluhan hibah kompetitif.

“Di usianya yang satu tahun ini, UNBIM sudah mendapat 23 hibah penelitian dari Kemdikti Sainstek dengan nilai hampir Rp700 juta lebih,” ungkap Rektor.

Tidak hanya itu, UNBIM juga dipastikan mendapatkan hibah tambahan untuk pengembangan infrastruktur kampus dengan estimasi nilai antara Rp100 juta hingga Rp200 juta.

Ke depannya, UNBIM berkomitmen untuk terus mencetak lulusan yang unggul, inklusif, adaptif, dan inovatif. Fokus utama universitas memastikan setiap program studi yang ditawarkan tetap relevan dengan dinamika perubahan zaman, sehingga lulusannya dapat langsung berdampak bagi masyarakat luas.

Pada malam Dier Natalis itu dimeriahkan penampilan Aries Bima KDI dan Lukman Indonesia Idol.(win)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *