Kemenag NTB Gelar Bimtek

F pelantikan

ARIF/RADARMANDALIKA.ID LANTIK: Kepala Kanwil Kemenag NTB saat melantik Asosiasi Penghulu Republik Indonesia.

MATARAM – Kantor Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Seksi Kepenghuluan dan Fasilitasi Keluarga Sakinah Binmas Islam melakukan kegiatan Bimbingan Teknis Fasilitator Bimbingan Perkawinan angkatan satu tingkat provinsi NTB, kegiatan ini diikuti 60 peserta yang berasal dari Kabupaten Kota di NTB. kegiatan ini berlangsung, Rabu (28/4).

Kepala Seksi Kepenghuluan dan Fasilitasi Keluarga Sakinah Bidang Binmas Islam, Dra.Ida suriyati, M.HI mengatakan, bahwa kegiatan ini dilatar belakangi untuk mewujudkan keluarga yang kokoh kepada pasangan yang akan dan sedang membangun rumah tangga. Pengetahuan dan kesadaran bersama dalam mengatasi konflik serta komitmen dalam mnghadapi tantangan, semua itu merupakan persyaratan yang harus di miliki oleh setiap pasangan pengantin.
Ida Suryati menjelaskan, bahwa tanpa semua itu keluarga yang kokoh dan tangguh akan suliy di wujidkan, sehingga kehidupan rumah tangga akan menjadi rapuh dan rentan mangalami konflik. Ketika keutuhan rumah tangga di pertaruhakan sesungguhnya masa depan bangsa sedang digadaikan, kerana ketika perceraian terjadi dalam rumah tangga maka akan melahirkan proses kemiskinan perempuan dan anak, jauh dari kehidupan yang sehat dan sejahtera serta hak anak terabaikan.
Hal ini dulakukan untuk menekan angka perceraian yamg di lakukan oleh pemerintah. Oleh karena itu penghulu harus meningkatkan kemampuannya dalam memberikan bimbingan dan pembelajaran kepada calon pengantin, remaja paska nikah dan pengantin pasca nikah.
“Kepala KUA atu penghulu adalah kunci instrumental untuk memitigasi proses perceraian yang angakanya masih sangat tinggi sekaligus sebagai pusat konsultasi keluarga. Tempat masyarakat bertanya masalah keluarga,” jelasnya.

” Fasilitator bukan hanya sesorang yang bertugas memberikan pelatihan, bimbingan atau pendapat saja melainkan harus menjadi narasumber yang baik untuk menjawab berbagai masalah yang terjadi,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi NTB, Dr. KH. Zaidi Abdat menuturkan bahwa bimbimgan perkawinan ini tentu menjadi model utama dalam membentuk keluarga sakinah. Orang di dunia menikah merupakan untuk mendapatkan kenikmatan dan kebahagiaan, ini menjadi program di Binmas Islam yang menjadi satu hal yang sangat penting.
Zaidi Abdad mengatakan, hari ini banyak lembaga kemnterian dan pemerintah daerah yang ingin menjadikan keluarga sakinah, baik kementerian PMK, PKK dan juga dukcapil untuk membicarakan bagaimana agar ketahanan keluarga dalam masyarakat.
“Bukan kita saja, orang sudah memikirkan bagaimana kita bisa melahirkan keluarga sakinah. Bapak dijadikan sebagai KUA, penghulu menjadi promotor untuk bisa melakukan inovasi dan kreatifitas dalam malakukan pembinaan di masyarakat itu selaras dengan apa yang telah canangkan oleh kementerian,” imbuhnya.
Zaidi juga mengapresiasi kegiatan, baginya karena ini adalah peningkatan bicara pembimbingan perkawinan. Dan KUA-KUA itu serta penghulu-penghulu juga harus ada peningkatan kualitas pembimbingan dari sisi SDM-nya.
“Makanya program ini saya pikir menjadi program yang cukup baik ya,” yakinnya.(rif)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Proyek Eceng Gondok Musiman Disorot

Read Next

Arogan, Oknum Satpol PP di Lotim Cekik dan Tendang Wartawan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *