LOTENG – Semangat kolaborasi untuk memajukan pendidikan kembali digaungkan melalui ajang Lombok Charity Ride 2026 (LCR26). Perkumpulan para pesepeda dari Indonesian Overseas Alumni (IOA) ini resmi mengumumkan penyelenggaraan event bersepeda jarak jauh ini sebagai gerakan nyata menggalang donasi demi peningkatan kualitas pendidikan dasar di Lombok Tengah.
Mengusung tema “Lombok 360 untuk Pembelajar Kelas Dunia”, LCR26 tidak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga simbol komitmen bersama dalam membangun sumber daya manusia unggul. Para peserta akan menempuh rute menantang sejauh 374 kilometer, mengelilingi Pulau Lombok selama empat hari, mulai 1 hingga 4 Mei 2026.
Perjalanan panjang ini akan berakhir di Kantor Bupati Lombok Tengah, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional, menambah makna simbolis bahwa setiap kayuhan sepeda adalah bentuk kontribusi nyata bagi masa depan pendidikan.
Bupati Lombok Tengah, HL Pathul Bahri mengatakan, ajang Lombok Charity Ride 2026 bukan hanya sekedar bersepeda jarak jauh melainkan wujud nyata komitmen bersama peningkatan mutu dasar pendidikan dan pengembangan pariwisata didaerah tercinta. Dari kegiatan ini ada penggalangan dana yang terkumpul dari peserta akan dimodifikasi untuk peningkatan mutu pendidikan Lombok Tengah melalui kegiatan pelatihan peningkatan kompetensi guru, kepala sekolah dan lainnya.
“Mari kita sukseskan Lombok Charity Ride 2026 demi masa depan pendidikan lebih cerah untuk anak-anak kita dan kemajuan daerah. Semoga apa yang dihajatkan oleh IOA tentu bermanfaat bagi kita semua,” ujar Bupati.
Pemerintah daerah Lombok Tengah menyambut positif LCR26 sebagai langkah inovatif yang memadukan olahraga, filantropi, dan promosi daerah.
“Ini bukan hanya event bersepeda, tetapi gerakan kolektif untuk masa depan pendidikan Lombok yang lebih baik,” singkat Bupati.
Dana yang terkumpul dari event ini akan difokuskan sepenuhnya untuk pengembangan kapasitas guru dan kepala sekolah.
“Kami ingin memastikan bahwa donasi yang dihimpun benar-benar berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar,” ujar Ketum IOA Eka Tanuwidjaja belum lama ini.
Jadi event ini tidak sekadar kegiatan sosial, LCR26 juga menjadi ajang strategis dalam mempromosikan potensi wisata Pulau Lombok. Rute yang dilalui akan menyuguhkan panorama alam yang beragam, mulai dari pesisir pantai hingga perbukitan, memperkenalkan keindahan Lombok kepada para peserta sekaligus memperkuat citra daerah sebagai destinasi unggulan.
Untuk berpartisipasi, peserta diwajibkan memberikan donasi minimal sebesar Rp 2,5 juta bagi peserta lokal dan Rp 8,8 juta bagi peserta luar daerah. Sebanyak 100 peserta akan ambil bagian dalam kegiatan ini, baik dari dalam maupun luar Lombok.
Sebagai informasi, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara IOA dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Dukungan penuh dari pemerintah daerah menunjukkan keselarasan program ini dengan visi pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, Lombok Charity Ride 2026 diharapkan menjadi inspirasi bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah sederhana—atau dalam hal ini, dari setiap kayuhan sepeda yang membawa harapan bagi generasi masa depan.(hza)