Kapolda: Kapasitas Mall 50 Persen

f KAPOLDA

IST/RADAR MANDALIKA MENINJAU: Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal, Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI A. Rizal Ramdhani dan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat meninjau LEM, Sabtu pekan lalu.

MATARAM – Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal menegaskan, pihaknya bersama jajaran Forkopimda NTB telah berkoordinasi dengan seluruh pemilik pusat perbelanjaan, dalam pengetatan penerapan protokol kesehatan (prokes).
“Kami sudah duduk bareng dengan para pengelola mall, kami sudah melakukan koordinasi yang bagus, sehingga ada beberapa aturan-aturan yang sudah mereka lakukan, yang pertama memastikan bahwa 50 persen dari kapasitas harus terpenuhi,” ungkap Iqbal saat mengunjungi LEM. Sabtu pekan kemarin.
Apabila lebih dari 50 persen pengunjung maka pihaknya tidak akan segan segan menutup pusat perbelanjaan.

“Akan ditutup, baik pintu, pintu parkir, pintu masuk pusat perbelanjaan, termasuk Mall Epicentrum,” katanya.

Iqbal mengatakan dalam melakukan pendisiplinan prokes di semua pusat perbelanjaan dan titik keramaian, satuan tugas (satgas) akan secara kontineu melakukan pendisiplinan dan imbauan.

“Apabila ada yang tidak menggunakan masker, satgas akan berkeliling di sini baik itu pemprov, pihak pengelola mall maupun dari Polda dan Korem serta stakeholder keliling. Semua satgas di semua pusat perbelanjaan membagikan masker dan melakukan imbauan,” ujarnya.

“Kita bisa lihat di setiap pojok ada penerapan prokes, ada handsanitizer dan lain-lain. Intinya, protokol kesehatan nomor satu,” tambahnya.

Perwira Tinggi (Pati) Polri bintang dua itu menjelaskan, untuk memastikan penerapan prokes selama perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini, telah didirikan 38 Pos Pam di wilayah hukum Polda NTB.

“Ada 38 pos pengamanan, pelayanan, dan pos terpadu. Lima pos pengamanan, 13 pos pelayanan, dan satu pos terpadu,” sebut Kapolda.

Sebelumnya, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan bahwa pemantauan yang dilakukan untuk memberi kepastian, bahwa NTB aman dan kondusif baik dari segi kamtibmas maupun dalam penerapan prokes.

“Kita memastikan bahwa NTB aman, kita mengunjungi pos-pos penjagaan, memastikan tidak ada kerumunan berlebihan, tidak ada kemacetan, kriminalitas sudah bisa dicegah,” katanya.

“Jadi ini luar biasa, mudah-mudahan dengan teman-teman tetap disiplin dan sigap, NTB sampai Idul Fitri bahkan sesudahnya insya Allah aman dan menyenangkan buat kita semua,” tambah Gubernur.

Sedangkan Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI A. Rizal Ramdhani menegaskan dukungan TNI dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri.

“Kami mendukung untuk pelaksanaan pengamanan lebaran maupun kegiatan Pam Ketupat, kami dukung semaksimal mungkin, kami gelar 3000 orang untuk operasional di lapangan,” tegasnya.

Danrem juga mengimbau agar seluruh masyarakat NTB mematuhi prokes dengan penuh kesadaran, bukan hanya karena adanya tekanan satgas.

Untuk diketahui, rombongan Forkopimda NTB yang melakukan pengecekan Pos Pam Ketupat Rinjani 2021, berangkat sekitar pukul 16.21 Wita dari depan Pendopo Gubernur NTB menuju Pos Pam Karang Jangkong Kota Mataram.

Tiba di Pos Pam Karang Jangkong, rombongan mendapat pemaparan dari Kapospam Karang Jangkong, terkait situasi pengamanan di pusat-pusat perbelanjaan seperti Mataram Mall, Ruby Departemen Store, dan lain-lain.
Dari Pos Pam Karang Jangkong, rombongan bergerak ke arah simpang empat Pospol Cakranegara, melintasi jalan AA Gede Ngurah menuju jalan Panca Usaha melintasi Hotel Aston Inn, berbelok kekiri ke jalan Bung Karno menuju Jalan Sriwijaya, ke arah barat dan masuk ke pusat perbelanjaan Lombok Epicentrum Mall. (jho)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pemuda Gemilang Santuni Puluhan Anak Yatim dan Orangtua Jompo

Read Next

Allahuakbar, Tak Ada Takbir Keliling di Lombok Tengah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *