Kajian Proyek Penataan Senggigi Diduga Tak Matang

F—— SENGGIGII scaled

WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA AMBRUK: Kondisi titik dream point Senggigi yang ambruk karena longsor Senin (21/2) lalu.

LOBAR—Kalangan dewan asal Lombok Barat (Lobar) kembali angkat bicara terkait ambruknya bangunan proyek penataan Senggigi. Pasalnya tidak hanya satu atau dua, melainkan sudah tiga titik proyek yang ambruk. Hal ini kembali membuat dewan mempertanyakan kajian dari pembangunan proyek itu. Apakah sudah matang apa tidak detail kajian teknis pembangunannya.

“Itu harus ada kajian, tidak asal bangun,” tegas Anggota Komisi II DPRD Lobar, Abu Bakar Abdullah, kemarin.

Sejauh ini, diakui politisi PKS itu, pihaknya belum menerima dokumen atau gambar terkait pembangunan itu dari eksekutif. Namun secara analisa langsung di lapangan, ia menduga pengerjaannya tanpa kajian teknis yang matang. Terutama terkait kontur dan kemiringan. Walaupun secara ide bangunan yang menjorok ke arah pantai sangat menarik pengunjung untuk berselfie. “Tapi harus juga dipastikan tempat berdirinya itu kokoh, bukan hanya sekadar pasangan batu tidak ada cakar ayam atau pembesiannya cor-corannya,” kritiknya.

Menurutnya, jika ingin membangun yang sedikit menjulur keluar tebing harusnya ada bagian bexisting kolom untuk menyangga bangunan itu. Sehingga bangunan itu tetap kokoh meski ada seratus orang di atasnya. Ia mencontohkan pada sebagian bangunan Senggigi View yang tak roboh dan berada di ujung proyek. “Indikasinya patut diduga, lemahnya kajian dari para pihak untuk membangun struktur bangunan yang jauh dari harapan. Jadi tidak bisa sekadar asal tempel,” ucapnya.

Ia pun heran mengapa dinas terkait tak benar-benar menyelesaikan permasalahan diclapangan sebelum membangun. Padahal diakui pria asal Sekotong itu, ia sudah beberapa kali menyampaikan interupsi disetiap rapat saat rencana anggaran pinjaman untuk pembangunan penataan Senggigi. Agar memastikan clear and clean di lapangan sebelum membangun. Baik dari sisi kajian lingkungan, struktur tanah, lereng kemiringan, hingga engineering sistem. Namun nyatanya tidak ada yang didengar. “Ini jadi penting sebelum memulai. Syukurnya tidak ada korban jiwa, kalau nyawa manusia siapa yang mau ganti,” imbuhnya.

Menurutnya kini yang harus dipikirkan bagaimana langkah penanganannya. Bukan lagi saling menyalahkan atau siapa yang bertanggungjawab. Karena baginya semua pihak memiliki keinginan mengembalikan kejayaan Senggigi di masa lalu. Terlebih di kondisi pandemi ini bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki semua infrastruktur yang ada.

“Karena tamu belum ada jadi kesempatan daerah untuk berbenah dari aspek hulu sampai hilir,” pungkasnya.

Dewan, lanjut dia, ikut peduli melihat kondisi Senggigi sebagai aset pariwisata daerah. Sebab sebelum penataan dimulai, pihaknya begitu semangat membayangkan di 2021 akan terlihat wajah baru Senggigi untuk menarik wisatawan datang. “Belum lagi ada tambahan KPBU (PJU) bagaimana indahnya Senggigi dengan lampu ditata,” pungkasnya.

Terpisah, Bupati Lobar, H Fauzan Khalid yang dikonfirmasi terkait longsor di titik tanjakan Pasific mengaku sudah melakukan rapat koordinasi dengan Balai Jalan Nasional (BJN). Rapat itu dihadiri langsung kepala Dinas Pariwisata, PUPR, konsultan dan BJN. Hasilnya disepakati untuk penanganannya. “Sudah deal, sudah dilaporkan ke Kementerian PU,” beber Fauzan selepas menghadiri launching kalender event pariwisata di Batulayar.

Menurut Fauzan, hasil rapat itu langsung ditindaklanjuti dengan mengelar rapat internal di Dinas PUPR bersama konsultan dan kontraktor. Dari pihak konsultan dan kontraktor mengaku siap melakukan perbaikan.

“Nanti selesai balai jalan, mereka (kontraktor) siap memperbaiki. Penanganannya sama-sama di titik satu dan dua (longsor), karena darurat semua masuk ke bencana alam,” imbuhnya.

Terkait Surat Keputusan (SK) Kedaruratan Bencana untuk longsor terakhir juga sudah dikeluarkan. Karena hal itu menjadi dasar untuk pengajuan penanganan kepada pemerintah pusat. (win)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pemilik Pabrik dan Empat IRT Diminta Berdamai

Read Next

Jalan di Setangi Tertimbun Longsor

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *