MATARAM – Program Jumat Salam (Jumpai Masyarakat Selesaikan Aneka Persoalan Masyarakat) telah berlangsung dua pekan ini. Tim Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) mengunjungi masyarakat Bugis di Pulau Medang Kabupaten Sumbawa, Jumat (4/11).

Sekretaris BPKAD Provinsi NTB, Bowo Susatyo menyampaikan sejumlah temuan persoalan yang tengah dihadapi masyarkat setempat. Masalah tersebut sampai saat ini belum mendapatkan solusi dari pemerintah.
 
“Warga kepulauan yang mendiami salah satu desa, Desa Bugis Medang di Pulau Medang misalnya masih sangat membutuhkan penyediaan air bersih,” ungkap Bowo kepada media ini.

Disampaikannya, sesuai penjelasan Pemdes setempat, kondisi terkini air bersih hanya dapat diakses pada beberapa titik tertentu. Adapun titik lainnya hanya tersedia air Payau (campuran air tawar dan air laut).

Masalah lainnya, lanjut Bowo jaringan telekomunikasi sering bermasalah. Masyarkat setempat masih mengeluhkan kebutuhan signal ponsel untuk berkomunikasi dengan penduduk luar pulau.

Hasil serap lapangan, BPKAD menyampaikan berbagai kebutuhan masyarakat pulau lainya yang penting direalisasi seperti jalan lingkar pulau, dukungan sarana transportasi air dan perumahan untuk guru sangat dibutuhkan.

“Yang dua hal itu prioritas untuk segera dapat diintervensi pemerintah,” ungkapnya.

Dalam kunjungannya itu BPKAD NTB memberikan bantuan berupa dana operasional untuk dua pengurus masjid di Desa Bugis Medang.

Jumat pekan lalu, Tim BPKAD mengunjungi Desa Mesanggok, Gerung Lombok Barat. Kunjungannya itu menemukan kasus stunting di desa tersebut. Namun demikian setelah ada intervensi oleh pemerintah desa sejak Tahun 2020, kini kasus stunting mengalamai penurunan menjadi sekitar 11%. Pemprov NTB berencana akan melakukan intervensi pemberian tambahan protein kepada ibu dan anak yang berpotensi stunting pada bulan ini.

1000059819
MENGUNJUNGI : Tim BPKAD Provinsi NTB saat mengunjungi Desa Mesanggok, Gerung Lombok Barat Jumat pekan lalu.

Dari temuan masalah itu pihaknya sesegera mungkin melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk dapat mengatasi persoalan masih ada di desa -desa tersebut. (jho)

100% LikesVS
0% Dislikes
Post Views : 276

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *