Jaga Ketahan Pangan, Satgas NU NTB Bantu Bibit Singkong

WhatsApp Image 2020 05 21 at 00.49.53

IST/RADAR MANDALIKA SERAH TERIMA: Satgas NU Peduli Covid-19 NTB saat menyerahkan bibir Singkong kepada warga di Lotim, Rabu (20/05).

MATARAM – Satuan tugas (Satgas) NU NTB Peduli terus menyalurkan bantuan paket sembako dan bibit singkong untuk warga terdampak covid-19, Rabu (19/20) bersama Komunitas Budhayana Indonesia (KBI) Provinsi  NTB ke Pondok Pesantren Riyadul Falah, Desa Aik Prape, Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur.

Koordinator KBI NTB, Metawadi saat serah terima bantuan paket sembako menyampaikan langkah itu upaya untuk membantu warga yang terdampak pandemi covid-19 akan terus diupayakan dengan memberikan bantuan makanan berupa paket sembako.

 “Semoga dengan upaya ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita khususnya mereka yang memiliki keterbatasan,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Satgas NU NTB Peduli, Apipuddin menjelaskan, gerakan pencegahan dan penanganan dampak covid-19 oleh Satgas NU NTB Peduli, tidak saja dilakukan dengan kegiatan-kegiatan sosialisasi, pembagian masker, handsanitizer, penyemprotan disinfektan dan pembagian sembako, sebagai upaya menjaga kesehatan dan dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat.

“Kami Satgas NU NTB Peduli,  juga mendorong gerakan ayo menanam untuk membangun ketahan pangan di level jamaah dan warga NU,” ujarnya.

Katanya, gerakan ini bertujuan untuk membangun kesadaran dan keswadayaan warga dalam rangka memanfaatkan pekarangan dan lahan yang dimiliki untuk menanam tanaman pangan yang dapat dijadikan sebagai sarana memperkuat ketahanan pangan dalam mengantisipasi potensi kerawanan pangan akibat pandemi covid-19. Juga sebagai sarana untuk saling membantu antar warga yang kekurangan bahan pangan.

Selain memberikan bantuan APD dan sembako, Satgas NU juga mendorong gerakan ayo menanam kepada warga dan jamaah NU di NTB untuk mengantisipasi potensi kerawanan pangaan akibat pandemi Covid-19. 

“Satgas NU NTB Peduli mengajak jamaah dan warga NU di NTB, terus memperkuat kepedulian dan memupuk semangat gotong royong membantu sesama dalam mencegah dan mengurangi dampak Covid-19, serta membangun upaya ketahanan pangan dengan memanfaatkan pekarangan dan lahan yang dimiliki untuk bercocok tanam. Dengan cara itu kita berharap jamaah dan warga NU dapat lebih siap dan mandiri menghadapi potensi kerawanan pangan yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19”,  tambah Dosen Fakultas Syari’ah UIN Mataram ini.

Sementara itu, ditambahkan Pengurus Pondok Pesantren Riadul Falah menyambut baik gagasan Satgas NU NTB. Dia melihat itu inisiatif yang sangat bagus. Dengan cara ini bisa menjadi warga yang kuat dan tidak terlalu terdampak secara ekonomi karena bisa mengambil bahan pangan dari lahan yang kita miliki sewaktu-waktu.

“Insyaallah dengan cara ini kita bisa mandiri dan tidak bergantung kepada sumbangan dan belas kasihan orang lain, ini bagus kita harus dukung,” kata pengasuh pondok pesantren Riadul Falah, Ustazd Abror.

Sebagai bentuk dukungan atas gagasan Satgas NU NTB, bibit pohon singkong langsung ditanam dilahan milik pesantren. (jho)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

ITDC Salurkan 1.200 Paket Sembako di Enam Desa

Read Next

Bertambah 17 Orang Positif, Dua Warga Desa Kateng

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *