Inalillah! Tiga Wanita Tenggelam di Bendungan Kondong

  • Bagikan
F TENGGELAM
IST/RADAR MANDALIKA MENINGGAL: Para korban yang tenggelam di Bendungan Desa Mereje Kecamatan Lembar saat dibawa ke Puskesmas Eyat Mayang, kemarin (15/12).

LOBAR – Tiga warga Desa Mareje Kecamatan Lembar meninggal tenggelam di Bendungan Kondong desa setempat, kemarin (15/12). Korban yang seluruhnya wanita itu sebelumnya diketahui pergi mandi hujan dan menuju bendungan itu. Ketiga korban yaitu inisial IC (19), NIF (10) dan SS (24).

Camat Lembar, Agus Sutrisman mengaku sudah mendapat informasi kejadian itu. “Ketiganya ditemukan di bendungan sudah meninggal dunia,” bebernya.

Sementara itu, Kapolres Lombok Barat (Lobar), AKBP Wirasto Adi Nugroho, melalui Kapolsek Lembar Ipda I Ketut Suriarta mengaku menerima informasi kejadian itu sekitar pukul 14.30 wita . Anggotanya pun langsung mengecek ke TKP. “Kronologis kejadian dari informasi yang diperoleh, pukul 14.30 wita terjadi hujan deras di Bendungan Kondong ,” jelasnya.

Menurut warga, ketiga korban sedang mandi hujan menuju ke bendungan. Setelah hujan reda, ibu korban mencari ketiga korban ke Bendungan Kondong. Bukan wajah ceria yang ditemuinya, namun wajah kaku sang anak yang mengambang di bendungan itu. “Ibu korban menemukan IC (19) sudah mengambang di bendungan dalam keadaan meninggal dunia,” ucapnya.

Panik melihat kondisi anaknya, ibu korban berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Warga sekitar yang datang membantu untuk mencari korban lainnya. “Setelah 30 menit melakukan pencarian, ditemukan kembali korban NI dan SS,” katanya.

Selanjutnya pada pukul 15.20 Wita ketiga korban dibawa ke Puskesmas Eyat Mayang.  Sayang nyawa ketiganya sudah tak bisa diselamatkan. “Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas Puskesmas Eyat Mayang, ketiga korban dinyatakan meninggal dunia dan langsung dibawa pulang oleh pihak keluarga,” sambungnya.

Saat ini ketiga korban sudah berada di rumah duka Desa Mareje Barat Kecamatan Lembar. Rencananya, korban akan dimakamkan di pemakaman umum Desa Mereje, Kamis (16/12). Berkaca dari kejadian ini, Kapolsek mengimbau kepada warga dan para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya, dalam situasi saat ini. “Agar warga terutama para orang tua lebih mengawasi anak-anak, mengingat perkembangan cuaca yang tidak menentu dan bencana akhir-akhir ini,” imbaunya. (win)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *