Disnaker NTB Siapkan Tenaga Kerja Kompeten

  • Bagikan
F sosialisasi
KHOTIM/RADARMANDALIKA MENJELASKAN: Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nusa Tenggara Barat saat bersama rombongan forum komunikasi lembaga pelatihan kerja dan industri daerah di gedung Balaiwisata Kuta Mandalika, Rabu siang kemarin.

PRAYA – Menyambut event MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB membangun sinergi menyiapakan tenaga kerja lokal yang andal.

“Jangan sampai masyarakat lokal hanya jadi penonton,” tegas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB, I Gde Putu Aryadi, kemarin di Kuta.

Gde Aryadi menegaskan, kedatangan ini ingin memastikan kesiapan agar calon pekerja lokal bisa jadi pelaku utama dalam event nasional dan internasional. Dia memperjelas terkait kebutuhan kemampuan bidang apa yang dibutuhkan supaya dapat disiapkan dari sekarang, terlebih bulan Februari event  pra musim siap di gelar. Sehingga dalam waktu singkat, lembaga pendidikan dan pelatihan bisa bergerak cepat untuk membantu menyiapkan Tenaga kerja Lokal yang kompeten.

Dengan demikian lanjutnya, para lembaga pendidikan dan pelatihan, mempunyai gambaran yang sama.

 “Kolaborasi sangat dibutuhkan. Tidak ada keberhasilan tanpa kerjasama yang baik. Kami lakukan langkah ini, ingin supaya NTB bisa menjadi tuan rumah yang baik,” harapnya.

Informasi yang diserap, proyeksi kebutuhan tenaga kerja di KEK Mandalika dalam jangka menengah mencapai sekitar 21 ribu pekerja. Belum bicara kebutuhan tenaga kerja di luar kawasan.

 “Kalau tidak siapkan dari awal, maka akan ketinggalan momentum. Yang pentingnya koordinasi dengan ITDC,” bebernya.

Sementara, Ketua FKLPID NTB, Ketut Sarta mengatakan, anggota forum ini merupakan orang-orang profesional, diamana terdiri dari gabungan usaha industri, BLK standar Internasional, Pehotelan, lembaga pelatihan dan lainnya.

“Kemudian tenaga kerja apa yang dibutuhkan oleh ITDC bisa by request. Kami siap koordinasi dan mencetak tenaga kerja yang professional,” jelas dia.

Di tempat yang sama, APV Site Operation The Mandalika, I Made Pari Wijaya menyebutkan bahwa seiring dengan pertumbuhan jumlah penginapan di KEK Mandalika, secara bertahap akan membutuhkan jumlah tenaga kerja hingga mencapai 21 ribu.

Dari 21 ribu orang tersebut, jika dirinci menurut jabatan,  kata Pari Wijaya maka jabatan atau skill yang paling banyak dibutuhkan adalah housekeeping sebanyak 17%. Kemudian security dan FB service masing-masing 16%, kitchen 15%, engineering 10%, dan front office 9%.

Dia sependapat bahwa SDM tersebut perlu dipersiapkan dari awal. Karena  menurutnya mulai tanggal 11-13 Februari 2022 sudah ada event pramusim MotoGP. Kemudian bulan Maret, ada Festival pesona Bau Nyale, tanggal 18-20 Maret 2022, MotoGP Mandalika Round, bulan Agustus ada event HK Endurance Challenge Mandalika Series, selanjutnya September 2022, ada Mandalika Ultra 100, tanggal 11-14 November 2022, event IATC, dan tanggal 19-21 November 2022 event World Superbike (WSBK).

“Untuk event MotoGP, penontonnya sekitar 75 ribu orang, ini di dalam tribune, belum di luar tribune. Sehingga kami butuh tenaga kerja terlatih, keberadaan FKLPID ini akan membantu kami menyiapkan tenaga kerja terlatih dan terampil,” paparnya.

Pari menambahkan, berkaca dari event WSBK November kemarin, ada 4 aspek yang bisa mendapatkan dampak positif event tersebut seperti, penginapan, kuliner, transportasi dan marching design.

“Ada masukan dari pihak Dorna supaya karya masyarakat ada kombinasi, bukan hanya cetak aja,” pungkasnya.(tim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *