Gawat, Utara Mulai Krisis Air Bersih

F kekeringan

BUTUH AIR: Seorang pria saat mengecek pipa induk PDAM di Dusun Lendang Paok Desa Selebung, Selasa pagi kemarin.

PRAYA – Wilayah utara sebagai kantong sumber mata air dikelola Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Tengah dilanda krisis air bersih. Kejadian sudah lima hari terakhir.

Krisis air bersih ini dirasakan oleh warga di Dusun Lendang Paok, Desa Selebung, Kecamatan Batukliang yang sampai sekarang belum bisa menikmati air bersih. Ada apa? Tidak seperti biasanya. Dampaknya, warga harus ambil air dengan jarak 1 kilo meter (km).

Warga Dusun Lendang Paok, Sardin mengaku, aliran air PDAM sudah tidak bisa mengalir sejak Hari Jumat lalu, ini terjadi di semua rumah warga.

Untuk sementara waktu pihaknya mengambil air dari pipa induk yang merupakan lokasi pintil (pernafasan pipa) PDAM yang bocor di pinggir jalan besar.

 “Sampai saat ini kami masih bergantian  mengambil air, mengingat sumur-sumur warga sudah mengering semenjak gempa,” keluhnya.

Dia menyesalkan pihak PDAM yang harusnya ada pemberitahuan dalam melakukan pemadaman air supaya masyarakat bisa antisipasi. “Petugas PDAM setempat bahkan memarahi warga yang mengambil air di pipa induk bocor.  Apakah kami harus demo baru kami akan dilayani,” ancamnya.

Terpisah, Kades Selebung Agus Kusuma Hadi mengakui ada keanehn yang terjadi, mengingingat yang dialami masyarakatnya. Hemat dia menyebutkan bahwa kalau pipa rumah warga tidak ada yang dialiri air, namun di pipa induk air meluap perlu dipertanyakan.

“Oknum petugas PDAM menarik biaya untuk pemasangan meter baru sampai 5 juta, sedangkan air tidak ada yang mengalir,” sebut Agus.

Harusnya lanjut dia, PDAM mengkroscek kekeliruan di lapangan dan internalnya mengingat manajemen yang tidak jelas, terkait petugas mungut biaya semaunya. Harusnya tarif diinformasikan secara terbuka dan pelayanan diperbaiki.

 “Jangan seolah masyarakat dijadikan sapi perah,” tutupnya. (tim)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Instruksi untuk Warga NU, Dukung Pathul-Nursiah

Read Next

BPNT dan BSP Harus Tepat Sasaran !

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *