Dua Desa Ributkan Tanah Pecatu

F Hearing 1

MASALAH: Suasana hearing dua desa soal tanah pecatu, Senin kemarin.

LOTIM-Pemerintah Desa Lepak dan Pemerintah Desa Lepak Timur, Kecamatan Sakra Timur mempersoalkan tanah pecatu desa. Dua desa ini pun melakukan hearing di kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD). Hearing ini diterima Kepala DPMD Lotim, Hairi.

Adapun persoalan disampaikan, soal pembagian tanah pecatu yang diklaim merupakan aset desa, bukan milik pribadi yang harus dikelola dengan baik. Termasuk bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat desa.

Dalam kesempatan itu, Kades Lepak Timur H.Subhan Amin menjelaskan, bahwa upaya ini dilakukan karena mendapat desakan dari masyarakat untuk memastikan status kepemilikan tanah pecatu di Desa Lepak Timur luas sekitar 1,15 hektare. Kades menerangkan, desa telah banyak memberikan sumbangsih kepada Lepak Timur. Untuk itu, pemdes meminta tanah pecatu tersebut sebagai upaya untuk menyukseskan program pemerintah daerah yaitu, satu desa satu lapangan.

“Dalam rangka menyukseskan program Bupati satu desa satu lapangan,” tegasnya.

Mengenai hal tersebut, Kades Lepak, Muktiali menyampaikan bahwa permasalahan ini tidak perlu dibawa sampai ke tingkat kabupaten, pihaknya memastikan masalah ini bisa diselesaikan di tingat kecamatan. Ditambahkannya, mengenai permintaan dari pemerintah Desa Lepak Timur, pihaknya tidak bisa sercara langsung memberikan keputusan namun dibutuhkan koordinasi bersama masyarakat dan pihak- pihak terkait.

”Kita harus melalui musyawarah dengan lembaga,” katanya.

Ditambahkan anggota BPD Lepak, Suparlan yang juga Wakil Ketua Umum LKK NU Lotim saat dikonfirmasi melalui wa menjelaskan, dirinya merasa kaget karena secara tiba-tiba mendapat undangan untuk mediasi dari DPMD, padahal diakuinya selama ini tidak pernah terjadi permasalahan.

 “Kami merasa selama ini tidak ada persoalaan,”yakin dia.

Mengenai upaya dari Lepak Timur untuk membuat tanah pecatu tersebut sebagai lapangan, ditambahkannya bahwa tetap mendukung jika hal tersebut untuk pemanfaatkan yang jelas dan untuk kemanfaatan bagi masyarakat luas, harapannya permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan baik- baik.

“Kami harap ini segera selsai,” harap dia.(ct-ndi)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Kepala BPBD Disebut Lepas Tangan

Read Next

IWAPI Siapkan Harapan Baru UMKM

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *