DPRD Bisiki Pemkab Loteng Perhatikan Persoalan di TPA

f mayuki

HM Mayuki

PRAYA – Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah (Loteng), H Mayuki mengatakan, sebagian besar anggaran atau sumber APBD habis diarahkan ke penanganan Covid-19. Ini sesuai surat keputusan bersama (SKB) dua kementerian yang membuat semua tatanan perencanaan itu habis. Termasuk semua anggaran disalurkan ke bantuan tidak terduga (BTT).

Oleh karena itu, dewan juga telah menyarankan kepada pemerintah daerah untuk merencanakan program 2020 yang tertunda akibat pandemi dianggaran di perubahan. Tujuannya, agar dapat terlaksana. Namun dengan keadaan anggaran yang dihadapi saat ini, memang upaya untuk pengembangan belum bisa dilakukan. Pihaknya akan berupaya menyelesaikan program yang tertunda tahun anggaran 2020, di tahun anggaran 2021 nantinya.

“Insyaallah kita selesaikan di penganggaran tahun depan, semoga tidak ada kendala lagi seperti covid saat ini,” haranya pada Radar Mandalika di halaman Polres Loteng, kemarin.

Sementara terkait tuntutan warga sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Pengengat, Kecamatan Pujut dipastikan tidak bisa dianggarkan. Namun DPRD pernah membisik Pemda Loteng agar secepatnya menindak lanjuti apa yang menjadi permasalahan di TPA. Sebab semua anggaran untuk belanja langsung sudah diambil semua sejumlah 50 persen untuk covid.

“Bahkan untuk belanja rutin yang harus dilakukan di daerah juga dihabiskan ke BTT semua. Ini yang membuat perencanaan anggaran dan program tahun 2020 terhenti. Semestinya, anggaran tersebut dipergunakan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat,” sebut Mayuki.(buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pathul Cuti Sampai 5 Desember

Read Next

Bawaslu ‘Garap’ Lima Pejabat Loteng

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *