Dikejar Polisi, Pengedar Sabu Nyemplung ke Parit

F NYEMPLUNG

IST / RADAR MANDALIKA TAK BERKUTIK : Terduga pengedar dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu, terkapar di parit sedalam 3 meter, setelah sempat terjadi aksi kejar-kejaran dengan tim opsnal Sat Resnarkoba Polres Lotim.

LOTIM – Seorang terduga pengedar narkotika kelas satu jenis sabu, terlibat aksi kejar-kejaran dengan tim opsnal Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Lombok Timur (Lotim). Terduga pengedar itu, berhasil dibekuk lengkap dengan barang bukti setelah nyemplung di parit sedalam 3 meter. Penangkapan itu, terjadi sekitar pukul 10.30 Wita, Rabu (13/1) lalu.

Terduga pengedar yang juga sekaligus sebagai pelaku penyalahguna narkoba jenis sabu ini inisial YC, 33 tahun asal Dusun Tanak Malit Utara, Desa Masbagik Selatan Kecamatan Masbagik Lotim.

Resnarkoba yang mendapat informasi dari masyarakat atas aktivitas YC di rumahnya yang menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP), langsung ditindaklanjuti dengan menerjunkan tim opsnal yang dipimpin langsung Kanit Opsnal Narkoba. Rumah YC langsung digerebek. Kedatangan Polisi membuat YC yang saat itu sedang asyik duduk di ruangan depan rumahnya sedang memegang korek api terkejut.

Di samping kursi tempatnya duduk terdapat gunting dan juga tabung kaca. Setelah dilakukan penggeledahan, berhasil diamankan satu bungkus klip berisi kristal bening diduga sabu. Begitu tangan YC akan dipasangkan borgol, justru YC memilih melarikan diri ke arah samping rumahnya.

Aksi kejar-kejaran antara polisi dan YC pun tak terelakkan. Terduga pengedar ini melompat ke parit sedalam 3 meter, yang berada tidak jauh dari rumahnya. Namun apes, justru bukannya berhasil melompat parit saluran air, malah tercebur dan disana tak bisa berkutik lagi.

Karena jatuh diparit, mengakibatkan dengkul terduga pengedar ini mengalami luka. Sehingga tidak bisa melanjutkan pelariannya. Setelah diamankan, kembali dilakukan penggeledahan rumah YC, disaksikan aparat desa setempat. Selain diamankan 1 klip berisi serbuk kristal diduga sabu dengan berat bruto 2 gram, juga diamankan satu unit handphone.

Lemari di rumah YC pun tak luput dari penggeledahan. Dari dalam lemari itu, diamankan satu buah bong dengan tabung kaca terpasang, satu buah timbangan digital, tiga buah korek api gas, dan uang tunai Rp 13,5 juta. YC saat itu, langsung dibawa Polisi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selong, untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolres Lotim, melalui Kasubbag Humas IPTU Lalu Jaharudin, kemarin mengungkapkan, terduga pelaku pengedar dan penyalahguna narkoba ini, masih dalam proses perawatan medis di RSUD Selong. Usai menjalani perawatan medis nanti, baru dilakukan pemeriksaan intensif, untuk mengungkap jaringannya. Sehingga, bisa dikembangkan sampai akar-akarnya.

“Atas perbuatannya yang melawan hukum, terduga pengedar ini terancam diatas 15 tahun penjara,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, mantan Kapolsek Montong Gading ini mengimbau masyarakat, tetap waspada dari bahaya laten narkoba. Terlebih, barang haram tersebut telah masuk hingga ke pelosok dusun. “Lindungi keluarga, dan generasi kita, jangan sampai terjerumus narkoba,” imbaunya. (fa’i/r3)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Selamat Jalan Syekh Ali Jaber

Read Next

Awas ! Oknum ‘Jual’ Nama Pathul-Nursiah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *