Dihentikan Sementara, Kemenag: Tidak Ada Masalah

ilustrasi

MATARAM-Buntut merebaknya virus korona atau COVID-19. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi langsung mengeluarkan maklumat untuk menghentikan sementara warga asing untuk masuk  ke Arab Saudi. Termasuk yang ibadah umrah maupun ziarah di Masjid Nabawi.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementrian Agama (Kemenag) Kota Mataram, Hj Ratna Mufida mengaku, tidak mempermasalahkan maklumat yang dikeluarkan otoritas Arab Saudi. Sebab pada tataran kementrian agama hanya mengeluarkan rekomendasi untuk pengurusan visa umrah atau haji sebagai salah satu syarat pengurusan paspor di Kantor Imgrasi, sebelumnya ada surat pengantar dari travel.

“Tugas kita hanya membuat rekomendasi, kita ngak ada masalah,” katanya kepada media.

Ratna berharap, otoritas Arab Saudi seger membuka penerbangan, supaya para pihak tidak ada yang dirugikan.  Sejauh ini pemerintah tengah membangun koordinasi dengan pihak Arab Saudi.

“Gelisah juga jamaah jika ditunda, kita berharap dibuka lagi,” harapnya.

Kata dia, tugas Kemenag Kota Mataram hanya melayani administarsi dan selebih pihak travel dapat memberikan penjelasan supaya para jemaah dengan sabar menunggu kebijakan dari otoritas terkait.

“Tugas kita sebatas itu,” ungkap dia.

Wanita murah senyum ini menambahkan, mesipun otoritas Arab Saudi menutup bandara dan tidak memperkenankam warga asing masuk di negaranya. Namun masyarakat Kota Mataran yang mengurus administrasi untuk keperluan umrah tetap ada dan dilayani. Jika hari-hari biasa paling sedikit yang mengurus 15 orang perhari dan jika secara berkelompok mencapai angka 50 perhari.(ton)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Jembatan Penghubung Rembitan-Kuta Sempat Lumpuh

Read Next

70 KK Korban Gempa di Aik Bukaq Mau Diapakan?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *