Dewan Perjuangkan Insentif Honorer OPD

f andi

DOK/RADAR MANDALIKA Andi Mardan

PRAYA – DPRD Lombok Tengah dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) tengah memperjuangkan agar bagaimana insentif para honorer di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa ditingkatkan.

Komisi III selaku leading sektor dari Dinas Perhubungan (Dishub) misalnya, sedang memperjuangkan insentif honorer di Dishub yang informasinya paling parah. Tidak sama dengan OPD lainnya.

Ketua Komisi III DPRD Lombok Tengah, Andi Mardan mengatakan, saat ini jumlah honorer di Dishub ada 74 orang, ini tentu harus menjadi perhatian seluruh pihak terutama di bagian penganggaran. Katanya, selama ini insentif untuk honorer di sana menurutnya masih belum layak untuk dijadikan standard pemberian honor.

Andi mengatakan, mengingat masa waktu dalam pengabdian mereka selama menjalankan tugas di Dishub, sudah seharusnya tenaga honorer ini mendapat upah yang layak. “Harus segera kita dapat solusinya mengingat masa waktu mereka mengabdi dan melaksanakan tugasnya,” katanya, kemarin.

Andi menyebutkan, saat ini ada sekitar 24 orang yang telah masuk dalam SK pengangkatan tahun 2005. Mirisnya, pekerja yang banyak tersebar di terminal, Bidang Angkutan, Bidang Lalin, sekretariat dan pengujian semenjak 15 tahun, hanya diberikan honor sebesar Rp 100 ribu perbulan.

 “Ini kan miris,” katanya.

Menurut Andi, saat ini ada ketimpangan yang dialami honorer Dishub, karena dirinya melihat ada hak dari tenaga honorer Dishub yang tidak sama dengan honorer di OPD yang lain. “Saat ini mereka menuntut hak insentif yang sama, yakni kenaikan Rp 500 ribu sampai Rp 700 ribu per bulan, tentu dengan mencermati kriteria yang ada,” ujarnya.

Oleh sebab itu, dirinya mempertegas agar dihentikan pengangkatan honorer yang ada di Lombok Tengah saat ini. Kemudian, maksimalkan kinerja mereka yang ada saat ini dan berikan upah yang layak.  Andi juga meminta pihak Dishub untuk mendata kembali honorer secara keseluruhan dan sesuaikan dengan kebutuhan daerah. (buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Soal Bagi-bagi Jilbab, Masrun-Habib Angkat Bicara

Read Next

Penyaluran BST di Ungga Dilaporkan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *