Desa Lingkar Sirkuit Kekurangan Air Bersih

f itdc

BUYUNG/RADAR MANDALIKA PEMBANGUNAN: terlihat alat berat sedang mengerjakan proses pembangunan lahan sirkuit moto GP.

PRAYA – Pembangunan sirukuit MotoGP yang digadang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya Lombok Tengah nyatanya masih tak memperhatikan kondisi wilayah sekitar. Terbukti dari persiapan saat ini, tak sedikit warga di lingkar sirkuit internasional tersebut belum mendapat fasilitas yang memadai seperti air bersih.

Plt. Kades Mertak, Kecamatan Pujut, Satria mengatakan, selama ini masyarakat hanya dapat menikmati air yang cukup pada saat musim penghujan. Untuk itu, Pemdes saat ini tengah mengamankan kebutuhan air bersih untuk warga. Dimulai dari pengadaan sumur bor plus saluran pipa air untuk lima dusun.

 “Kita fasilitasi dengan apa yang kita mampu dulu. Soalnya kalau mengharapkan pihak lain kasihan masyarakat,” sentilnya.

Pada Desember 2020 lalu, Pemdes mendapat hibah dari Pamsimas sebanyak satu unit sumur bor dan saat ini masih proses pembangunan.

“Kita tinggal serah terima. Tinggal nunggu proyek ini selesai. Tapi di beberapa titik masyarakat sudah dapat menikmati sumber air bersih melalui pipa yang diadakan oleh Pemdes untuk masing-masing rumah warga” jelasnya.

Ia menyebut, untuk pengadaan pipa dari Pemdes sendiri saat ini telah disiapkan anggaran sebanyak Rp 60 juta untuk penyaluran air ke lima dusun. Ada juga swadaya murni dari masyarakat yang ingin rumahnya disalurkan air bersih, karena tak sabar ingin menikmati air bersih yang telah dibangun.

Sejak dulu wilayah ini memang kekurangan air bersih. Terakhir pada 2018 Pemdes pernah mendapat bantuan satu unit sumur bor dari Pamsimas. Karena pengelolaan dari Pemdes dinilai baik, maka 2021 Pamsimas kembali akan menghibahkan program sumur bor. Sementara, setiap tahunnya warga dari delapan dusun yang belum dapat menikmati fasilitas air bersih selalu mengusulkan program pengadaan air sumur bor ini.

 “Untuk tahun 2021 warga kita kembali ingin di buatkan sumur bor. Tapi kita lihat dari Pamsimas dulu akan berikan berapa unit,” ujarnya.

Ke depannya, masyarakat yang akan mengelola sumur bor akan membentuk kepengurusan untuk fokus mengembangkan fasilitas desa tersebut. Agar manfaat dari sumur bor ini dapat menyeluruh ke masing-masing pintu rumah warga dan tentu diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli desa (PAD) di tahun 2021. Dan untuk masalah perawatan sendiri nantinya pengurus inilah yang akan menjaga sekaligus meningkatkan fasilitas pengadaan air bersih tersebut.

“Kita harap dengan adanya informasi seperti ini, pihak terkait nantinya dapat lebih  memperhatikan wilayah kita. Ini kan dekat dengan sirkuit kelas dunia. Tapi fasilitas untuk kebutuhan pokok saja belum aman,” sentilnya. (buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Ahyar Tak Divaksin Karena Faktor Usia

Read Next

Polisi Kantongi Hasil Audit RTG Lobar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *