BPN Ukur Ulang Tanah di Tengah Sirkuit

  • Bagikan
F tanah sirkuit
KESBAGPOLDAGRI NTB FOR RADAR MANDALIKA TURUN: Petugas dari BPN, tim Kesbagpoldagri NTB dan Polda NTB saat berada di lokasi pengukuran, Rabu kemarin.

PRAYA – Badan pertanahan nasional (BPN) NTB melakukan pengukuran ulang atas tanah yang masih diributkan di tengah sirkuit. Antara 51 kepala keluarga (KK) dengan PT. ITDC selaku pengembang KEK Mandalika.
Kepala badan kesatuan bangsa dan politik dalam negeri (Bakesbagpoldagri) NTB, L Abdul Wahid mengatakan, pengukuran ulang oleh BPN didampingi tim baik dari Polda NTB bahkan Bakesbagpoldagri. “Kami turun itu Hari Rabu kemarin,” ungkapnya saat dihubungi Radar Mandalika, Rabu kemarin.

Abdul Wahid menerangkan, selain itu ikut juga hadir menyaksikan perangkat desa, di antaranya kepala dusun, perwakilan kades dan LSM SWIM yang membantu warga di sana.
Ditegaskannya, tanah yang diukur ulang oleh pihak BPN ini adalah tanah sesuai yang menjadi temuan tim saat turun, dua pekan lalu.”Luasnya BPN yang tau, ini yang diukur ulang ini tanah inklim dan klaim,” terangnya.
Selain tanah di tengah sirkuit, adajuga tanah di luar sirkuit ikut diukur ulang BPN dengan status klaim oleh warga. Sekarang diakuinya, proses penghutungan sedang dilakukan oleh pihak BPN. Nanti kalaupun ada hasil Kaban berjanji akan membeberkan data ke media.”Belum ada hasil hitung dari BPN. Soal ini juga, BPN akan berhubungan dengan Polda,” katanya.
Abdul Wahid yakin, dari hasil hitungan atau ukur ulang oleh BPN itu. Pastinya Bakesbagpoldagri akan menerima tembusan hasil hitung dilakukan BPN.”Kami tetap koordinasi dan sinergi,” ujarnya.
Dalam pengukuran ulang ini katanya, tepatnya dilakukan di Dusun Ebunut dan Ujung Lauk Desa Kuta, Kecamatan Pujut. Dalam pengukuran ini jelasnya, tidak lepas dari hasil temuan empat kasus sebelumnya. Mulai dari tanah inklim, klaim, tanah kompelin luas ada juga KK yang mengklaim soal luas dijual.
“Setelah kami turun kemarin, kami sudah laporkan ke pak gubernur. Sekarang juga, Pak gub dengan jajaran Forkopinda lebih intens bahas ini. Bahkan kemarin malam dibahas juga,” bebernya.
Atas tindaklanjut dari pemerintah provinsi NTB ini, Kaban Kesbagpoldagri NTB ini berharap kepada pihak PT.ITDC untuk mempertimbangkan fakta lapangan. Bahwa ada warga kita yang terkurung di tengah sirkuit.”Mohon diperhatikan ini oleh pihak ITDC,” harapnya.(red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *