Beras Bantuan Presiden untuk KPM Diduga Dipangkas

F Bansos

KHOTIM/RADARMANDALIKA.ID BERAS: Seorang wartawan saat menunjukkan kualitas beras bantuan presiden untuk KPM

PRAYA –Jatah beras Bantuan Sosial Presiden (Banpres) untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara diduga dipangkas oknum petugas. Pemotongan dilakukan sudah dua kali pencairan.

Informasi yang diterima wartawan, dugaan pemotongan beras dari 7,5 kilogram (kg) sampai 15 kg dan adanya dugaan pungutan liar (Pungli) Rp 5 ribu dalam pengambilan bansos.

Seorang KPM inisial M warga Dusun Ranjok, Desa Aik Berik mengungkapkan, dimana dalam pendistribusian Banpres dia hanya menerima 2,5 karung beras, dalam satu karung isi 15 kg. informasi yang dia terima, harusnya beras diterima 3 karung selama tiga kali pencairan.

“Sebelumnya bulan pertama dan kedua kita hanya menerima tiga karung kepada dua KPM dan pada bulan ketiga menerima satu karung, ” terangnya.

Ditambahkan KPM lainnya inisial, Z warga Dusun Peken Baru, katanya selama tiga bulan hanya menerima dua karung beras, bulan pertama dapat 1 karung, dan bulan kedua 1 karung, dan harus membayar uang Rp 5 ribu, tanpa ada alasan untuk biaya apa.

“Kartu saya juga dipegang oleh ketua kelompok. Kita tidak berani lapor, kalau kita banyak omong kita diancam akan dicoret namanya dan tidak dapat bansos lagi,” ungkapnya dia.

Terpisah, Kades Aik Berik Muslehudin mengaku, di desanya ada tiga petugas pendamping PKH. Inisial Y mendampingi 253 KPM, K mendampingi  234 KPM, dan M mendampingi 256 KPM, sehingga keseluruhan berjumlah 783 KPM sebagai penerima Banpres.

“Saat ini sedang kami lakukan klarifikasi dan pendalaman permasalahan terkait adanya laporan pemotongan bansos. Harusnya bhabinkamtibmas dan babinsa bisa dilibatkan dalam penyaluran supaya konsep transparansi bisa di laksanakan,” tegasnya.

Sementara, para pendamping PKH yang dikonfirmasi belum ada yang bisa satupun.(tim)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Calon Bupati Penuhi Panggilan Bawaslu

Read Next

PDAM Gandeng Pemdes Lantan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *